Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»OPINI»EKONOMI POLITIK»Siflan; Datang Garong Uang Rakyat, Saya Usir Pakai Anjing
EKONOMI POLITIK

Siflan; Datang Garong Uang Rakyat, Saya Usir Pakai Anjing

By Redaksi30 Agustus 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Sikka, Siflan Angi (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Anggota DPRD Sikka dari Partai Nasdem, Siflan Angi menyatakan akan mengusir siapa pun yang datang ke Sikka hanya untuk merampok uang rakyat.

Tidak cukup sampai disitu, politisi senior ini menegaskan akan menggunakan anjing untuk mengusir si garong.

“Kalau datang hanya untuk garong uang rakyat Sikka, saya akan usir pakai anjing,” tegasnya dalam dialog dengan demostran terkait Dana Pengamanan Pilkada Sikka 2018.

Baca: Diduga Merekayasa Kuitansi, PMKRI Maumere Desak DPRD Panggil Kapolres

Meskipun demikian, Siflan tidak menjelaskan lebih lanjut maksud pernyataannya. Akan tetapi, dirinya berpendapat bahwa persoalan pemanfaatan dana senilai Rp 5 M lebih tersebut sebaiknya dilaporkan ke KPK. BPKP juga diminta untuk mempublikasikan laporan audit.

“Kalau benar sudah ada audit, maka BPKP harus publikasikan. Kalau tidak maka BPKP juga harus dilaporkan ke KPK,” tandasnya.

Di sisi lain, Siflan mengapresiasi Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK karena telah berhemat. “Kita harus bersyukur karena Kapolres sudah melakukan penghematan. Selama ini kita alami defisit,” ujar Siflan.

PMKRI Maumere mempertanyakan pemanfaatan Dana Pengamanan Pilkada Sikka oleh Polres Sikka. Pasalnya hasil investigasi PMKRI ditemukan adanya sejumlah kejanggalan.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Boni J

Sikka
Previous ArticleDiduga Merekayasa Kuitansi, PMKRI Maumere Desak DPRD Panggil Kapolres
Next Article Aksi Curi Stempel Dinas PK Matim Wujud Protes

Related Posts

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Ketua DPW NasDem NTT Lantik Pengurus DPC di 21 Kecamatan se-Kabupaten Sikka

13 Maret 2026

Kementerian HAM Kawal Pemenuhan Hak 13 Korban TPPO Asal Jawa Barat di Sikka

10 Maret 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.