Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mandi di Laut, Buruh Asal Jawa Tengah Tenggelam
NTT NEWS

Mandi di Laut, Buruh Asal Jawa Tengah Tenggelam

By Redaksi12 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi tenggelam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pantai Ende, Kelurahan Mbongawani, Kabupaten Ende, kembali menelan korban jiwa. Ary (23), buruh asal Jawa Tengah, tenggelam ketika sedang mandi di laut.

Satu rekan korban, M. Qhujali (18) berhasil diselamatkan Jamian (21) yang juga sesama pekerja di Ende. Qhujali dikabarkan sedang dalam keadaan traumatis.

Kasubag Humas Polres Ende, AKP Sahab Adam menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/11/2018) pukul 13.00 Wita di Perairan Pelabuhan Ende.

Awalnya, ketiga pekerja ini ingin refreshing di Pelabuhan Ende dengan membawa sejumlah alat mancing. Sesaat kemudian, Ary dan Qhujali memberitahukan Jamian untuk nyebur ke laut.

Keduanya kemudian melompat ke laut dari pelabuhan. Sementara Jamian terus memancing.

Selang beberapa menit, Ary dan Qhujali meminta pertolongan. Keduanya teriak Jamian untuk mengambil sepotong bambu yang ada sekitar. Jamian pun memenuhi dan melakukan pertolongan.

Jamian kemudian berenang dan menolong Qhujali. Qhujali sendiri dalam lemah dan mual-mual setelah diselamatkan Jamian.

Sedangkan Ary, terus dibawa arus laut dan tenggelam ke dasar laut.

Sahar menjelaskan, korban Ary, berhasil diselamatkan oleh Anggota KP3 Laut dan warga sekitar setelah satu jam kejadian. Ary kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Beberapa saat kemudian di rumah sakit, dikabarkan, Ary meninggal dunia. Jasad Ary kemudian dibawa oleh keluarganya yang berada di Ende.

Sahar mengatakan, informasi Ary tidak dapat berenang baru diketahui dari sesama pekerja.

“Indikasi bahwa korban meninggal dunia atas nama Ary tidak bisa berenang,”jelas Sahar dalam rilisan yang diterima VoxNtt.com, Senin pagi.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleTes CPNS Hari Kedua di TTU, 500 Peserta Gagal Capai ‘Passing Grade’
Next Article Ada Tambang Galian C Ilegal, DPRD Desak Pemkab Mabar Tinjau ke Lapangan

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.