Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Medsos»Netizen Kritik Pembangunan Tugu Batas Kota SoE
Medsos

Netizen Kritik Pembangunan Tugu Batas Kota SoE

By Redaksi2 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tugu batas di Kota Soe yang ramai diperbincangkan netizen (Foto: Facebook Yerim Yos Fallo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Pembangunan tugu di wilayah batas Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memantik kritikan pedas dari sejumlah netizen di group facebook “Pemuda TTS”.

Menurut netizen tugu ini dikerjakan asal jadi.

Pemilik akun facebook Yerim Yos Fallo, misalnya, menulis poin-poin kritikannya di caption sejumlah foto tugu batas Kota Soe yang hingga kini ia sebut “Tugu Viral”.

Menurut Yerim, tugu itu dikerjakan tenaga tukang yang kurang ahli dalam bidang konstruksi. Itulah alasannya tugu batas Kota Soe bermasalah.

Ia menulis, bagian dasar tapak tugu diduga hanya berdiri di atas tanah. Kalau pun ada galian, kata Yerim, diduga tidak dalam.

Yerim juga menyebut, tiang tugu ini tidak simetris dari bawah ke atas.

”ADA JUGA TERDAPAT HANYA PASANGAN BATU PADA DASAR TIANG TULANGAN, YG MENURUT SAYA HARUSNYA DI COR. FOTO TERLAMPIR,” tulis Yerim.

”FINISHING NYA TDK BENAR, SEHINGGA TERDAPAT BANYAK GUMPALAN, DLL YANG TIDAK BAGUS ATAU TIDAK ENAK DIPANDANG MATA, FOTO TERLAMPIR,” tulisnya lagi.

Di bagian akhir postingan itu, Yerim meyebut, berdasarkan pengamatannya di lapangan bisa disimpulkan bahwa konsultan tidak menjalankan pengawasannya dengan baik.

Ia menduga konsultan tidak punya pengalaman di bidang pembangunan tugu, sehingga membiarkan tukang yang tidak memiliki kemampuan dan keahlian untuk bekerja. Salah satu buktinya biaya tukang sangat murah.

“SAYA BELUM MASUK KE PROSES PERENCANAAN DAN PEMBIAYAAN SERTA ADMINISTRASINYA TERMASUK IKATAN KERJA SAMA ANTARA PIHAK DINAS PERUMAHAN RAKYAT, CV. SIMPATI DAN CONSULTAN,” tulis Yerim.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, tugu ini dibangun dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BRI Cabang Soe.

Kabarnya, proyek ini dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) TTS.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Dinas PUPR TTS belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis : L. Ulan
Editor: Ardy Abba

TTS
Previous ArticleBelum Sempat Ulang Tahun, Gorong Kali Dendeng Noelbaki Sudah Rusak
Next Article PMKRI Temukan Kejanggalan Dalam Penyerahan Aset Tanah ke PT Pertamina

Related Posts

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Paket BUMY Menang di MK, Fransisco Bessi Harap Bawa Perubahan untuk TTS

7 Februari 2025

Penjabat Gubernur NTT Apresiasi Penanganan Longsor di TTS

30 Januari 2025
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.