Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»160 Desa dan Kelurahan di TTU Sudah Teraliri Listrik
Ekbis

160 Desa dan Kelurahan di TTU Sudah Teraliri Listrik

By Redaksi7 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Manajer PT PLN Rayon Kefamenanu, Natanael Purba usai diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis 06 Desember 2018 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,VoxNTT-Sebanyak 160 desa/kelurahan di Kabupaten TTU saat ini sudah teraliri listrik.

Itu dari total 191 desa/kelurahan yang masuk dalam jangkauan pelayanan PLN Rayon Kefamenanu.

“Sebelumnya sudah 126 desa/kelurahan, baru-baru ini sudah tambah lagi 34 desa yang selesai dikerjakan, jadi total sudah 160 desa/kelurahan yang dialiri listrik,” ujar Manajer PT  PLN Rayon Kefamenanu, Natanael Purba ketika diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis(06/12/2018).

Natanael menjelaskan, dari total 31 desa yang belum dialiri listrik, 22 di antaranya sementara dalam proses pengerjaan.

Progres pekerjaan proyek listrik  yang dikelola oleh PT PLN Persero UP2K Timor saat ini sudah mencapai 60 hingga 70 persen.

“Sekarang kita sementara tekan mereka (pihak ketiga yang mengerjakan proyek listrik desa) supaya  yang 22 desa itu bisa cepat diselesaikan. Hanya melihat kondisi sekarang ini tidak mungkin bisa diselesaikan akhir Desember ini,” ujar Natanael.

Natanael menuturkan, berdasarkan pantauannya dalam pengerjaan proyek listrik desa, terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Hal ini tentu saja berimbas pada lambannya penyelesaian pengerjaan di lapangan.

Itu di antaranya, mengenai sumber daya manusia para pekerja yang mengerjakan proyek.

Selain itu, terkendala cuaca, kondisi tanah dan medan jalan yang cukup berat.

Kendala-kendala ini menyulitkan mobilisasi material pekerjaan, terutama untuk wilayah Kecamatan Mutis.

“Memang kendalanya itu ada yang berkaitan dengan SDM, kalau yang SDM bagus pasti progres pekerjaan cepat kalau untuk yang SDM kurang kita akan informasikan ke kantor yang memberi kerjanya supaya mengambil sikap tegas untuk pekerjanya yang tidak jelas seperti itu,” tandas Natanael.

“Untuk tenaga-tenaga yang kompeten di bidang kelistrikan di NTT cukup banyak, cuman kebutuhan pembangunan desa juga cukup banyak. Makanya kita tidak bisa salahkan mereka itu salah satu kendala yang kita hadapi, sedangkan untuk persediaan material pekerjaan cukup aman,” jelasnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

PLN TTU TTU
Previous ArticleSoal Banjir di Borong, DPRD Matim: Perlu Ada Gerakan Bersama
Next Article Mahasiswa STPM Ende Gelar Aksi Bisu Sambut Hari Anti Korupsi

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.