Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Konsumsi Ikan Berformalin, Pemkab Mabar Gelar Pemeriksaan Lapangan
KESEHATAN

Cegah Konsumsi Ikan Berformalin, Pemkab Mabar Gelar Pemeriksaan Lapangan

By Redaksi18 Desember 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar sedang mengambil sampel ikan di Pasar Wae Kesambi Labuan Bajo (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar pemeriksaan kondisi ikan yang dijual di tiga pasar di Kota Labuan Bajo, Selasa (18/12/2018).

Ketiga pasar tersebut yakni, Pasar Wae Kesambi, Pasar Baru, dan TPI.

Kegiatan yang rutin dilakukan menjelang hari-hari besar keagamaan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mabar.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar, Yeremias Ontong menjelaskan, pemeriksaan lapangan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada konsumen terhadap kebutuhan pangan dan ikan menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Selain itu, menurut Yeremias pengecekan itu dilakukan untuk mencegah kekurangan pangan dan ikan yang mengandung formalin.

“Apalagi jelang hari-hari besar kebutuhan pangan dan ikan meningkat,” tukas dia.

Usai pengecekan lapangan, kata dia, ikan diuji di laboratorium Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar. Hasilnya, petugas tidak menemukan pangan dan ikan yang mengandung formalin.

Yeremias menegaskan, jika dalam pengecekan menemukan ada pangan dan ikan yang mengandung formalin, maka pihaknya akan langsung memberikan pembinaan kepada penjual.

Ia berharap agar para penjual bisa menyimpan pangan dan ikan di tempat yang standar.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Manggarai Barat
Previous ArticleWaspada! Makanan Hingga Kosmetik Bayi Kedaluwarsa Beredar di Ende
Next Article Kapolres Belu Tegaskan Ose Tetap Ditindak Sesuai Aturan

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.