Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Ayam Jantan Hitam Disembelih di Depan KPUD Mabar, Simbol Apakah Ini?
Pilkada

Ayam Jantan Hitam Disembelih di Depan KPUD Mabar, Simbol Apakah Ini?

By Redaksi19 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Massa aksi membawa seekor ayam jantan hitam untuk disembelih depan kantor KPUD Mabar (Foto: Selo/Voxntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu (AMPP) kabupten Manggarai Barat, NTT menggelar aksi penolakan terhadap hasil seleksi komisioner KPUD di depan Kantor KPUD Manggarai Barat, Labuan Bajo, Rabu (19/12/2018).

Sebagai simbol penolakan hasil seleksi tersebut, AMPP menyembelih seekor ayam jantan hitam di depan kantor KPUD.

Dikatakan, simbol ayam jantan hitam yang disembelih ini bermakna matinya demokrasi dalam proses seleksi Komisioner KPUD Mabar.

Kematian demokrasi itu dijabarkan dalam 4 point tuntutan yang dilayangkan oleh AMPP Mabar.

Pertama, KPU RI diminta membatalkan hasil seleksi calon anggota Komisioner KPU Mabar periode 2019-2024 karena terindikasi tidak profesional dan tidak transparan. Penetapan hasil seleksi dilakukan oleh tim seleksi pada tanggal 12 Desember 2018 di Kupang.

Kedua, meminta KPU RI untuk melakukan evaluasi secara serius terhadap tim seleksi calon komisioner KPUD Mabar karena tidak profesional dan tidak transparan dalam menjalankan tugasnya.

Ketiga, KPU RI diminta segera membentuk tim seleksi calon anggota KPU Mabar yang profesional dan berintegritas, sehingga calon komisioner yang dihasilkan benar-benar
profesional dan kompeten.

Massa aksi saat menyembelih seekor ayam jantan sebagai simbol kematian demokrasi di Manggarai Barat (Foto: Selo/VoxNtt.com)

Keempat, mendukung penuh hati setiap upaya berbagai pihak untuk mewujudkan pemilu yang sungguh-sungguh demokratis dan bermartabat di seluruh Indonesia dan Manggarai Barat secara khususnya.

Selain itu juga Itho Umar selaku korlap aksi menyampaikan,  ada intervensi dari Partai Politik dalam menentukan hasil seleksi Komisioner KPUD Mabar.

Itho menerangkan tuntutan mereka dapat dipertanggungjwabkan karena pihaknya memiliki bukti yang cukup kuat terkait indikasi kecurangan selama proses seleksi berlangsung.

Lebih lanjut, Itho berjanji jika tuntutan mereka tidak diakomodir, mereka akan membawa 1000 massa aksi untuk menduduki KPUD Manggarai Barat dengan aksi mogok makan selama 10 hari.

Sementara itu ketua Komisioner KPUD Mabar, Hironimus Suhardi enggan berkomentar banyak terkait hal ini.

Hironimus hanya mengatakan apa yang menjadi tuntutan dari AMPP akan diteruskan kepada KPUD Propinsi NTT.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

KPUD Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleTolak Proses Sertifikat Hibah, Ahang Kirim Surat ke Badan Pertanahan
Next Article Tak Bertuan, Rujab Pimpinan DPRD TTS Terancam Mubazir

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.