Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erisman saat menghadiri acara launching Samsat online di Lapangan Mapolda NTT, Jumat 21 Desember 2018 (Foto: Istimewa)

Kupang, Vox NTT- Bank NTT meluncurkan Samsat Online untuk pembayaran surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Acara launching yang sekaligus memperingati 100 hari kerja Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur  Josef  Adrianus Nae Soi itu berlangsung di Lapangan Mapolda NTT, Jumat (21/12/2018).

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Alex Riwu Kaho mengatakan, dengan me-launching-nya Samsat online itu bisa mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.

Masyarakat, kata dia, bisa membayar tanpa harus mengantre pada saat pembayaran.

“Kami siapkan di-783 tempat layanan, dan 783 layanan Samsat online tersebar di seluruh cabang di NTT,” ungkap Alex.

Ia mengatakan, acara launching Samsat Online itu, berangkat dari visi-misi Gubernur dan Wakil  Gubernur NTT yaitu, “NTT Bangkit Menuju Sejahtra dalam Bingkai Negara Kesatuan  Republik Indonesia”.

“Maka perlunya pembangunan sinergitas antara pilar-pilar pembangunan kesejahtraan sosial di NTT,” kata Alex dalam sambutannya.

Sinergitas yang dibangun, kata dia, mendukung pencapaian seratus hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. Itu terutama dalam mewujud tiga pilar NTT sejahtra yakni, pariwisata, revolusi hijau, serta sehat dan sejahtra.

Dalam semangat kerja kolektif, lanjut Alex, membangun sebuah ekosistem aliansi sinergitas Bank NTT bersama dengan pilar-pilar pembangunan kesejahtraan sosial masyarakat  malaksanakan program kerja yakni,  Pertama, kick of payments pajak kendaraan bermotor Samsat online regional.

“Hari ini tepat 5 bulan lima hari sebagai tindak lanjut terhadap komitmen dalam rapat koordinasi (rakor) Nasional di Denpasar tanggal 15 November 2018 yang secara nasional akan diterapkan pada bulan April 2019 mendatang. Saat ini provinsi NTT telah lebih dahulu siap memenuhi standar penerapan dalam mempersiapkan samsat online nasional,” ujarnya.

Kedua,  kata dia, aliansi sinergitas antara Bank NTT dengan Dinas Sosial Provinsi NTT dan BPJS tenaga kerja.

Sinergitas bertujuan untuk memberikan perlindungan penjaminan sosial kepesertaan BPJS ketenagakerjaan kepada 25.000 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  binaan Bank NTT, yang terkoneksi dengan data yang dikelola oleh Kementrian Sosial RI.

“Manfaat penjaminan sosial adalah, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian realisasi kepesertaan saat ini sebanyak 25.000 peserta,” tutup Alex.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba