Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Video: Dugaan Pengeroyokan, Saksi Mata Ungkap Keterlibatan Bupati TTU
HEADLINE

Video: Dugaan Pengeroyokan, Saksi Mata Ungkap Keterlibatan Bupati TTU

By Redaksi24 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Capture video pengakuan saksi atas dugaan pengeroyokan warga Ponu oleh rombongan bupati TTU
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Fakta baru kasus dugaan pengeroyokan yang dialami oleh Yoakim Ulu Manehat (Ulu Besin) warga RT 002 RW 01, desa Ponu, kecamatan Biboki Anleu oleh rombongan bupati TTU, Jumat(21/12/2018) mulai terungkap.

Fakta tersebut diungkapkan oleh 2 orang saksi mata atas nama Marselinus Manehat dan Gabriel Manek saat diwawancarai VoxNtt.com usai memberikan keterangan kepada penyidik Reskrim polres TTU di Mapolres setempat, Minggu (23/12/2018).

Berikut video wawancara kedua saksi bersama VoxNtt.com.

https://www.youtube.com/watch?v=eZ4N4R9Z4ZE

Klarifikasi Bupati Raymundus Sau Fernandes

Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes saat dikonfirmasi VoxNtt.com via pesan WhatsApp mengakui saat terjadinya penghadangan oleh Yoakim Ulu Manehat (Ulu Besin) tersebut dirinya langsung memerintahkan ajudan untuk menelpon polisi.

Bupati TTU 2 periode tersebut membantah keras jika saat kejadian berlangsung ada tindak pidana pengeroyokan.

“Itu tidak benar dan itu dia (saksi) sudah karang cerita karena tidak ada Pengeroyokan” tegas bupati Ray.

Bupati Raymundus pada kesempatan itu juga membantah keras jika saat kejadian dirinya menampar salah satu stafnya.

Bupati Raymundus malah menyarankan media ini untuk mengecek siapa staf yang katanya mendapatkan tamparan tersebut.

“Nanti ade silahkan cari tahu siapa ibu itu dan tanya sendiri ya,” tuturnya.

Lebih jauh bupati Ray menuturkan dirinya menghargai langkah hukum yang diambil oleh Ulu Besin.

Ketua partai NasDem NTT ini berharap agar kasus tersebut bisa segera disidangkan sehingga kebenaran sesungguhnya bisa terbukti.

“Oh ia saya hargai hak hukumnya dan kita lihat nanti saat sidang dan kalau tidak terbukti maka kita akan lakukan laporan kedua soal pemulihan nama baik karena sudah fitnah dan tuduhan yang sudah dilakukan itu,” sambungnya.

Penulis:Eman Tabean

Editor: Irvan K

Bupati TTU TTU
Previous ArticlePuluhan Mahasiswa Prodi Matematika STKIP Ruteng Natal di Paroki Golowelu
Next Article Parfum, Fashion Show dan Kesemarakan Natal di Kotaku

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.