Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Gubernur NTT: Harus Ada yang Narasikan Seluruh Budaya Manggarai
Ekbis

Gubernur NTT: Harus Ada yang Narasikan Seluruh Budaya Manggarai

By Redaksi10 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan rombongan saat diterima di STKIP Ruteng, Kamis, 10 Januari 2019 (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan, harus ada yang bisa menarasikan budaya dan tempat pariwisata di Manggarai dengan baik.

Menurut dia, di balik misinya membangun pariwisata NTT perlu ada narasi yang baik tentang budaya dan tempat wisata untuk membangun ekspetasi imajinasi para tourist.

Hingga kini, kata Gubernur Viktor, NTT umumnya dan Manggarai khususnya memiliki kekayaan budaya dan obyek wisata yang sungguh luar biasa.

Namun demikian, tak banyak yang bisa dijelaskan dalam bentuk narasi dengan baik agar imajinasi tamu menyuruh datang berkunjung.

“Sekolah itu hanya melatih kita untuk berpikir kritis. Itu sekolah. Tidak harus sekolah kesehatan, kerjanya kesehatan. Tidak harus. Tidak harus sekolah guru, jadi guru. Lamar, lamar, lamar sampai mati dia lamar,” kelakar Viktor disambut sorak tawa ribuan civitas akademika STKIP dan Stikes St. Paulus Ruteng di Aula Missio, Kamis (10/1/2019).

Menurut Viktor, saat ini lapangan pekerjaan sangat luas, termasuk sebagai penulis budaya dan tempat pariwisata.

Untuk mendapatkan pekerjaan tersebut tentu harus memiliki pengetahuan dan skill.

Tarian penyambutan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Kampus STKIP Ruteng (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)

“Kita naik ke Wae Rebo, siapa yang tahu Wae Rebo itu apa, tidak ada yang narasikan dengan baik,” contoh Viktor.

Ia mencontohkan pula, saat memasuki Aula Missio STKIP Ruteng untuk membawakan materi kuliah umum, rombongannya diterima dengan tarian adat Manggarai.

Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui jenis dan nama tarian tersebut lantaran tidak disertai narasi.

Sebab itu, Gubernur Viktor meminta ke depan harus ada yang menuliskan narasi seluruh budaya di Manggarai.

“Jadi tidak ada upaya dan mendesain untuk mengganggu imajinasi orang,” tandasnya.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticleBupati Don Kerahkan ASN Tanam Pohon agar Kota Mbay Hijau
Next Article Bangun Pariwisata NTT, Guide Perlu Dibekali Ilmu

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.