Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jembatan Dagemage Putus, Para Sopir Kehilangan Pendapatan
Regional NTT

Jembatan Dagemage Putus, Para Sopir Kehilangan Pendapatan

By Redaksi18 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yul Lejo, sopir angkutan pedesaan Magepanda-Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT-Sejumlah sopir angkutan pedesaan rute Magepanda-Maumere tak bisa memeroleh pendapatan karena kondisi jembatan Dagemage putus.

Jembatan yang berlokasi di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka itu ambruk terbawa arus kali setelah hujan lebat mengguyur, pada Kamis (17/1/2019).

Yul Lejo, Ferdy, Ito, Nus, Dus, Sensi dan Alo, sopir jurusan Magepanda-Maumere kepada VoxNtt.com meminta pemerintah segera membangun jembatan darurat sambil menunggu pengerjaan jembatan permanen di kali Dagemage.

‘Ini baru hari pertama kami tidak taksi pak, kalau begini terus kami bisa kehilangan pendapatan. Kami mau makan bagaimana, jadi tolong tulis dulu biar pemerintah baca dan mau bantu bangun jembatan,” tutur Yul.

Senanda dengan Yul, Nong Sensi mengaku kesal karena kondisi jembatan yang menurut dia lamban penanganannya oleh pemerintah.

”Kami sudah tidak bisa lagi harap wakil rakyat kami jadi sebagai sopir ini kami pasrah saja. Kalau sehari saja pendapatan kami sudah tidak ada bagaimana dengan hidup kami,” ujar Sensi dengan wajah kesal.

Pada 9 Januari 2018 lalu, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Andre Ratu Koreh kepada wartawan yang menghubunginya dari Maumere mengemukakan, ruas jembatan Dagemage baru akan dibangun pada Maret 2019.

Dana untuk pembangunan jembatan diperkirakan Rp 13 M lebih.

Penulis: Engky Ola

Sikka
Previous ArticlePengusutan Proyek Jembatan Waima Sudah Dilimpahkan ke Kejari Lembata
Next Article Wabup Madur Kritik Keberadaan Eks Terminal Carep

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.