Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Anak di Ruteng Diisukan Hilang dan Pelaku Minta Tebusan, Ini Kata Polisi
NTT NEWS

Anak di Ruteng Diisukan Hilang dan Pelaku Minta Tebusan, Ini Kata Polisi

By Redaksi24 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seorang anak berinisial SGJ (9) yang diisukan hilang (Foto: Dok. Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Seorang anak di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai diisukan hilang pada, Kamis (24/1/2019) pagi.

Anak tersebut berinisial SGJ (9) asal Pau, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong.

Isu kehilangan dan penculikan SGJ tersebut beredar luas di jagat maya facebook.

Pemilik akun facebook Ossy Man, misalnya, menulis ada kehilangan anak di Kota Ruteng dan pencurinya meminta tebusan 3 juta rupiah.

“Barusan saya lewat di depan pasar puni arah jembatan ke pau karna ada pelayanan pengobatan ke arah pau, tapi setiba di jembatan kendaraan tdk bisa lewat karna banyak kerumunan warga…ternyata ada kasus kehilangan anak dan pencurinya minta tebusan 3 jta..oh my Good Kota Rutengku sdh tdk nyaman,” tulis Ossy Man.

Screeshot status facebook Ossy Man

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Wira Satria Yudha membantah SGJ diculik.

Kata Kasat Yudha, berdasarkan penyelidikan Polisi hal ini hanya modus penipuan melalui telepon.

“Tidak benar, ini hanya modus penipuan via telepon,” katanya saat dihubungi VoxNtt.com, Kamis pagi.

Siswa kelas II SDK Ruteng 2 tersebut, lanjut Kasat Yudha, sudah ditemukan Polisi saat sedang bermain di Taman Kota Ruteng.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati apabila menerima telepon dan memberi kabar bahwa anaknya diculik, kecelakaan, dan lain-lain.

Sebab menurut dia, saat ini marak terjadi modus penipuan melalui telepon dengan cara meminta tebusan.

“Kita imbau juga kepada masyarakat agar tidak cepat terpancing emosi, tadi sempat masyarakat hampir mengamuk di sekolah,” kata Kasat Yudha.

 

Penulis: Ardy Abba

 

Kabupaten Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticlePastor Silvi: Alasan Penutupan Pulau Komodo Harus Jelas
Next Article Jimmy Sianto Minta Masyarakat TTS Dukung Program Gubernur NTT

Related Posts

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.