Sejumlah guru saat mendatangi Kantor Dinas PK Matim (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)

Borong, Vox NTT-DPRD dan Bupati Manggarai Timur (Matim) belum melakukan rapat konsultasi terkait pemberhentian 1.014 guru dari Bosda dan tenaga harian lepas (THL).

Sebelumnya, ketua DPRD Matim Lucius Modo berjanji pihaknya dan bupati akan melakukan rapat konsultasi pada Rabu, 6 Februari 2019.

Namun, rapat itu pun ditunda lantaran Bupati Matim Agas Andreas sedang melakukan perjalanan dinas di luar daerah.

“Rapatnya ditunda pak bupati masih ada kegiatan di luar,” kata Luko saat ditemui VoxNtt.com di Lehong, Kamis (7/2/2019).

Luko mengaku, ia sudah memberitahukan kepada Bupati Agas terkait rapat konsultasi itu melalui sambungan telepon.

Dikatakannya, DPRD sudah menyiapkan beberapa poin penting yang akan dibahas bersama Bupati Agas.

“Pak bupati sudah tahu, pasti akan segera lakukan rapat dalam beberapa waktu ke depan,” katanya.

Sebelumnya politisi Demokrat itu, mengatakan substansi rapat itu yakni melihat kembali kebijakan yang telah dibuat dari berbagai sudut pandang.

“Inti pertemuan mau mencari jalan keluar dari kebijakan mencari jalan keluar yang telah dibuat. Karena sifat dari kebijakkan itu harus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat bukan sebaliknya,” tuturnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba