Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jalur Pantura TTU Terisolasi, TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jalan Alternatif
NTT NEWS

Jalur Pantura TTU Terisolasi, TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jalan Alternatif

By Redaksi13 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dan warga sementara bergotong royong membangun jalan alternatif di samping jembatan Noetnana yang ambruk, Rabu 13 Februari 2019 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pasca ambruknya jembatan Noetnana, Rabu (13/02/2019), wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten TTU benar-benar terisolasi.

Jmbatan yang terletak di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara itu tepat berada pada ruas jalan utama yang menghubungkan antara Kefamenanu-Wini.

Parahnya lagi, tidak ada jalur alternatif lain bagi warga yang ingin bepergian dari Kefamenanu-Wini.

Mengetahui hal tersebut Anggota TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN yang bertugas di Pos Manamas dengan dibantu warga setempat langsung bahu membahu membuat jalan alternatif, Rabu siang.

Informasi yang berhasil dihimpun VoxNtt.com menyebutkan, jalan alternatif yang dibuat tepat di samping jembatan Noetnana yang sudah ambruk itu dikerjakan oleh 6 anggota TNI dari Pos Manamas yang dipimpin langsung oleh Danpos Letda.Inf.Taufiq Dharmawan dan warga setempat dengan menggunakan peralatan seadanya.

Komandan Pos Manamas dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Letda Inf.Taufiq Dharmawan saat dikonfirmasi VoxNtt.com membenarkan jika ia bersama anggotanya dan warga setempat telah selesai membangun jalan alternatif.

Dharmawan mengaku, pasca mendapatkan informasi jembatan Noetanana ambruk, ia langsung memimpin anggota dan turun bergotong royong bersama warga.

Menurutnya, untuk saat ini jalan alternatif yang dikerjakan tersebut sudah bisa dilalui, baik kendaraan roda dua maupun empat.

“Tapi kita tidak tahu kalau nanti hujan lagi mau bagaimana kondisi jalan itu,” kata Dharmawan.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf.Hendra Saputra saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon mengaku, setelah mendapat laporan tentang jembatan ambruk tersebut, dirinya langsung memerintahkan jajaran di tingkat bawah untuk bersama masyarakat membangun jalan alternatif.

Hal tersebut dimaksudkan agar rakyat yang tinggal di wilayah Wini dan sekitarnya tidak terisolasi.

“Apapun kesulitan yang dihadapi masyarakat kita siap bantu tanpa mengenal lelah,” tandasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Jembatan Noetnana Satgas Yonif 741/GN TTU
Previous ArticleKemiskinan dan Hantu Politik Populis
Next Article Pendamping PKH di Desa Lewe Diduga Potong Dana Bantuan

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.