Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Satu Lagi Buruh Migran Asal Ende Meninggal di Malaysia
HEADLINE

Satu Lagi Buruh Migran Asal Ende Meninggal di Malaysia

By Redaksi18 Februari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peti jenazah Fiktorius Ngere (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Fiktorius Ngere menghembuskan napas terakhirnya di Hospital Seri Manjung Perak, Malaysia pada 13 Februari 2019 lalu sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Almarhum Fiktorius merupakan buruh migran asal Desa Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, NTT.

Dikabarkan, almarhum meninggal setelah terjadi kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:

  • Lagi, TKI Asal Ende Meninggal di Lawas Malaysia
  • Lagi, TKI Ilegal Asal Ende Meninggal Dunia di Malaysia
  • Riwayat Dua TKI Asal Ende, dari Musibah Kebakaran hingga Digerebek

Keluarga korban, Hendrikus Sende saat dihubungi VoxNtt.com, Senin (18/02/2019), mengaku Fiktorius berangkat  menjadi tenaga kerja di negeri jiran sejak tahun 2014 lalu.

“Saya keluarga dekatnya. Dia pergi ke Malaysia 4 tahun lalu. Kami dapat informasi dia meninggal gara-gara kecelakaan,” ungkap Hendrikus.

Menurut Hendrikus, jenazah Fiktorius tiba di Bandara Eltari Kupang pada Senin, 18 Februari 2019 pukul 12.45 Wita.

Jenazah kemudian akan disemayamkan di Rumah Sakit Umum Prof Yohanes Kupang.

“Saya dapat informasi jenazah tiba di Kupang lalu semayam di Rumah Sakit Umum. Nanti saya yang akan terima di Ende sampai ke kediamannya,” tutup Hendrikus.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Ende Human Trafficking Kota Kupang
Previous ArticleTiga Hari Sakit Diduga DBD, Bocah Asal Lembur Meninggal
Next Article Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah di Wolowaru Runtuh

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Kementerian HAM Gandeng Lembaga Vokasi di Sumba Cegah Perdagangan Orang

7 Juli 2026

Kementerian HAM dan KPAI Edukasi 200 Pelajar Sumba untuk Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual

6 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.