Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»Pelajar 17 Tahun Menabrak Pasangan Suami Istri di Borong
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Pelajar 17 Tahun Menabrak Pasangan Suami Istri di Borong

By Redaksi22 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bercak darah korban. (Foto: dok. Polsek Borong).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Heribertus Santo (17), pelajar di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Borong, Manggarai Timur menabrak sepasang suami istri (pasutri) di Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kamis (21/2/2019) petang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Borong, AKP Virgantara Sjarifudin, saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat (22/2/2019) siang membenarkan informasi tersebut. Dia mengaku, pasutri tersebut kini tengah mendapatkan medis.

Kronologis

Menurut Virgantara, peristitiwa tragis itu, terjadi sekitar pukul 18.30 Wita di Jalan Pelabuhan, tepatnya di Kampung Ende, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong.

Peritiwa itu bermula dari sepeda motor Honda Versa yang dikendarai Heribertus Santo (17) berboncengan dengan Maksimilian Kristian Obor (17) yang juga berstatus pelajar, datang dari arah Dermaga Borong menuju SPBU Borong dengan kecepatan tinggi.

Diduga hilang kendali, Heribertus menabrak Nurdin Ismail (54) bersama sang istri, Farida Nurdin (40) yang sementara berjalan kaki di sebelah kiri jalan, hingga keduanya terjatuh.

Akibat peristiwa itu, Nurdin Ismail mengalami luka robek di betis kiri dan urat tendon pada kaki kiri putus. Sedangkan istrinya, Farida Nurdin mengalami luka pada jempol kaki kiri, sakit pada pinggang dan bahu sebelah kiri.

Saat ini kedua korban tersebut dikabarkan sudah dirawat di RSUD Ben Mboi Ruteng.

Sedangkan, Heribertus Santo pelajar asal kampung Bugis, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, mengalami luka lecet di betis kiri, lutut kiri, bahu kiri dan tangan kiri. Sementara Maksmilian Kristian Obor pelajar asal kampung Rama, Desa Bangka Masa, Kecamatan Rana Mese, mengalami luka lecet di lutut kanan dan keseleo di mata kaki kiri.

Penulis: Sandy Hayon

Editor: Boni J

Borong Manggarai Timur
Previous ArticleHentikan Pengerukan Lumpur, BWS NTT Dinilai Susahkan Petani di TTS
Next Article Tahun 2019, 8.051 Warga Ngada dapat Rastra

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.