Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Diduga Ada Kapal Angkut Hewan Ilegal di Perairan Ropa Ende
HUKUM DAN KEAMANAN

Diduga Ada Kapal Angkut Hewan Ilegal di Perairan Ropa Ende

By Redaksi24 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Diduga kapal pengangkut hewan ilegal beroperasi di Perarian Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Kapal itu tujuan Jampea, Sulawesi Selatan (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sebuah kapal angkut hewan dikabarkan berlayar di Perairan Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Flores, NTT.

Kapal itu diduga mengangkut hewan ilegal tujuan Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Maksimus L. Lewa, warga Kecamatan Maurole mengakui, kapal tersebut tidak bersandar di Pelabuhan Maurole. Kapal itu berlabuh sekitar 50 meter dari pesisir di Perairan Ropa

“Ya, saya lihat kapal itu untuk angkut sapi. Ya, curiga sekali karena sapi ditarik ke kapal melalui laut,” ucap dia di Ende, Kamis (21/02/2019).

Maksimus menduga, kapal tersebut mengangkut hewan tanpa dokumen karena berlaga mencurigakan.

“Ketahuan sekali kalau kita lihat. Biasanya, ada sistem karantina tapi ini kan tidak. Dari mobil langsung dimuat. Kita duga saja tanpa dokumen,” kata dia.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengakui belum ada laporan dari Polsek Maurole maupun masyarakat soal aktifitas kapal itu di wilayah Kecamatan Maukaro.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Polsek Maurole seperti video yang beredar.

“Menindaklanjuti itu kita sudah koordinasi dengan pihak Polsek Maurole untuk mengecek kebenaran bahwa ada kapal angkut hewan tanpa dokumen di perairan Ropa,”kata Kapolres Achmad kepada VoNntt.com, Sabtu (23/02/2019) pagi.

“Memang kalau di video yang kita terima itu betul. Kita memastikan dulu. Kita belum dapat laporan secara resmi. Kita akan cek kebenaran dulu,”sambung dia.

Informasi lain yang diperoleh VoxNtt.com, bahwa kapal tujuan Jampea itu sebelumnya beroperasi di Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Karena kuota hewan dari Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada habis maka, kapal itu beralih dan beroperasi di wilayah Ropa.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleTipu Usia, Calon TKW Ini Dicekal di Bandara El Tari
Next Article Kadis Sipri Sebut 7 Warga yang Menolak Pembebasan Lahan Bandara akan Buat Pernyataan

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.