Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga di Lokasi TMMD TTU Diingatkan Jaga Toleransi Antar Umat Beragama
NTT NEWS

Warga di Lokasi TMMD TTU Diingatkan Jaga Toleransi Antar Umat Beragama

By Redaksi12 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten TTU, Yosef Akoit sementara membawakan materi penyuluhan keagamaan bagi warga Desa Noepesu, Selasa 12 Maret 2019 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Warga Desa Noepesu, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU yang merupakan lokasi sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 diingatkan untuk tetap menjaga toleransi antar umat beragama.

Selain itu, warga di lokasi kegiatan yang diinisiasi oleh Kodim 1618 TTU itu juga diminta untuk tetap menjaga kebhinekaan yang selama ini sudah terjalin baik dalam kehidupan masyarakat setiap hari.

“Hidup beragama harus seimbang, tidak boleh berat sebelah, kita harus berdiri di tengah-tengah tidak boleh miring kanan atau kiri, serta harus menjaga kerukunan antar umat beragama,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten TTU, Yosef Akoit saat membawakan materi penyuluhan keagamaan bagi warga Desa Noepesu, Selasa (12/03/2019).

Yosef menambahkan, jalan hidup manusia baik itu laki-laki maupun perempuan harus sesuai dengan apa yang diajarkan Tuhan.

Selain menyibukkan diri dengan urusan duniawi, tambahnya, manusia juga harus terus mendekatkan diri kepada Tuhan. Baik itu dengan berdoa di rumah maupun pergi ke Gereja, serta berbuat baik bagi sesama.

“Kalau kita mempunyai cara hidup dan perbuatan yang baik, maka Tuhan akan melindunginya kita tetapi kalau cara hidup kita tidak baik dan bertentangan dengan ajaran Tuhan maka ketika kita meninggal dunia jiwa kita tidak akan masuk ke surga,” tuturnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, dalam kegiatan penyuluhan keagamaan yang digelar di Aula Kantor Desa Noepesu tersebut,  Danramil 1618-02/Miobar Kapten Inf.Lalu Yuli Ibnu Fajar dan kepala desa Noepesu Yosefh Mamo turut hadir bersama ratusan warga desa setempat.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TMMD TTU
Previous ArticleJatuh di Pelabuhan Reo, Vitalis Tewas
Next Article Peredaran Uang Palsu di SBD Resahkan Warga

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.