Seutas tali nilon yang dibuka dari leher korban Irwandi (Foto: Dok. Humas Polres Manggarai)
alterntif text

Ruteng, Vox NTT- Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, NTT.

Kali ini, Sabtu (16/3/2019), peristiwa meninggal dengan cara tragis tersebut menimpa Irwandi Suardi (21).

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu mengungkapkan, warga Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong itu tewas gantung diri dengan seutas tali di pohon mangga.

Peristiwa naas itu, kata Daniel, terjadi Lingko Labe Kompleks SMAN 2 Ruteng, Kelurahan Pau sekitar pukul 07.00 Wita.

Di kebun orangtuanya itu, korban pertama kali ditemukan gantung diri di pohon mangga oleh saksi Kristianus Saviola (14). Kristianus adalah seorang pelajar yang juga berasal dari Kelurahan Pau.

Kata Daniel, setelah melihat kejadian tersebut Kristianus kemudian memanggil Kornelia Tima, ibu korban. Kristianus juga memanggil Sisilia Nima, nenek korban.

alterntif text

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), ibu dan nenek korban tampak kaget. Keduanya kemudian meminta bantuan Oktavianus Ngamput dan Arianto Dharma untuk menurunkan dan membuka tali dari leher korban.

Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saat petugas mendatangi TKP, korban sudah dibawa ke rumah sakit umum Ruteng,” jelas Ipda Daniel.

Menurut dia, keluarga korban berinisiasi membuka tali dan membawanya ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng karena berharap nyawanya masih bisa diselamatkan.

Namun, kata Daniel, korban sudah meninggal di TKP.

Hal itu berdasarkan keterangan dr. Aurelia Maria Liliweri di RSUD Ruteng yang diperoleh Polisi.

Menurut dr. Aurelia, korban meninggal di TKP sekitar 2/3 jam sebelum dibawa ke RSUD Ruteng.

Hasil pemeriksaan dr. Aurelia, kata Daniel, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban murni meninggal karena bunuh diri.

“Keluarga korban menerima dengan ikhlas atas kematian korban,” katanya.

Ia menambahkan, jasad korban dipulangkan dari RSUD dr. Ben Mboi Ruteng ke rumahnya sekitar pukul 09.45 Wita.

Penulis: Ardy Abba