Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Irwandi Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga
NTT NEWS

Irwandi Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga

By Redaksi16 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seutas tali nilon yang dibuka dari leher korban Irwandi (Foto: Dok. Humas Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, NTT.

Kali ini, Sabtu (16/3/2019), peristiwa meninggal dengan cara tragis tersebut menimpa Irwandi Suardi (21).

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu mengungkapkan, warga Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong itu tewas gantung diri dengan seutas tali di pohon mangga.

Peristiwa naas itu, kata Daniel, terjadi Lingko Labe Kompleks SMAN 2 Ruteng, Kelurahan Pau sekitar pukul 07.00 Wita.

Di kebun orangtuanya itu, korban pertama kali ditemukan gantung diri di pohon mangga oleh saksi Kristianus Saviola (14). Kristianus adalah seorang pelajar yang juga berasal dari Kelurahan Pau.

Kata Daniel, setelah melihat kejadian tersebut Kristianus kemudian memanggil Kornelia Tima, ibu korban. Kristianus juga memanggil Sisilia Nima, nenek korban.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), ibu dan nenek korban tampak kaget. Keduanya kemudian meminta bantuan Oktavianus Ngamput dan Arianto Dharma untuk menurunkan dan membuka tali dari leher korban.

Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saat petugas mendatangi TKP, korban sudah dibawa ke rumah sakit umum Ruteng,” jelas Ipda Daniel.

Menurut dia, keluarga korban berinisiasi membuka tali dan membawanya ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng karena berharap nyawanya masih bisa diselamatkan.

Namun, kata Daniel, korban sudah meninggal di TKP.

Hal itu berdasarkan keterangan dr. Aurelia Maria Liliweri di RSUD Ruteng yang diperoleh Polisi.

Menurut dr. Aurelia, korban meninggal di TKP sekitar 2/3 jam sebelum dibawa ke RSUD Ruteng.

Hasil pemeriksaan dr. Aurelia, kata Daniel, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban murni meninggal karena bunuh diri.

“Keluarga korban menerima dengan ikhlas atas kematian korban,” katanya.

Ia menambahkan, jasad korban dipulangkan dari RSUD dr. Ben Mboi Ruteng ke rumahnya sekitar pukul 09.45 Wita.

Penulis: Ardy Abba

Bunuh Diri Kabupaten Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticleJokowinomics dan Redefinisi Pembangunan Ekonomi
Next Article Wakil Bupati Matim Pimpin Pungut Sampah di Kota Borong

Related Posts

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.