Kegiatan pembersihan di Kota Borong, Jumat 15 Maret 2019 (Foto: Dok. Humas dan Protokol Matim)

Borong, Vox NTT- Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim), Jaghur Stefanus memimpin langsung kegiatan bakti sosial di Pasar Borong dan sekitarnya, Jumat (15/03/2019).

Kegiatan dalam rangka hari kebersihan nasional itu melibatkan seluruh OPD, TNI, Camat, Lurah dan tenaga Kesehatan Puskesmas Borong.

Kepala DLHD Matim, Thomas Ngalong di sela-sela kegiatan menjelaskan, bakti sosial berupa pembersihan dilakukan agar Kota Borong bebas dari sampah.

“Kami sangat bangga dan senang karena Bapa Wakil Bupati sendiri juga terlibat langsung dalam membersihkan rumput dan sampah-sampah yang ada di Pasar Borong dan sekitarnya,” tuturnya

Thomas menjelaskan, kerja bakti yang dilakukan cukup memuaskan lantaran wilayah Pasar Borong dan sekitarnya sudah bersih. Sampah-sampah yang ada juga sudah diangkut menggunakan mobil pengangkut sampah.

Dengan adanya aksi pembersihan, Thomas mengharapkan masyarakat bisa sadar dan paham agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Ia mengharapkan pula, masyarakat tidak perlu harus menunggu perintah oleh pihak terkait untuk melakukan pembersihan lingkungan. Tetapi kesadaran itu bisa tumbuh dari pribadi masing-masing agar Kota Borong tetap bersih dari sampah.

“Dengan kita membersihkan sampah, maka kita bisa hidup sehat dan sejahtera. Harapanya, masyarakat bisa sadar dan peduli akan sampah, supaya Kota Borong ke depan tidak terkesan sebagai kota yang sangat kotor dan bau,” ujarnya.

Thomas menegaskan, jika ke depan akan menerapkan UU lingkungan hidup, terutama berkaitan dengan sampah itu, maka tentu saja ada sanksinya.

Misalnya, kata dia, kalau masyarakat membuang sampah sembarangan, maka bakal dikenakan sanksi sesuai Undang-undang tersebut.

Namun demikian, Thomas mengaku pihaknya belum menerapkan Undang-undang tersebut.

“Kalau kita terapkan Undang-undang itu, maka masyarakat akan dikenakan sanksi. Cuman pemerintah masih memberikan kesempatan kepada mereka dan pemerintah masih sangat bersabar,” tandasnya.

Ke depan, lanjutnya, jika ada kejadian luar biasa tentang sampah, maka pemerintah harus menerapkan Undang-undang itu. Penegakkannya tidak terlepas dari peran Pol PP.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan DLHD Matim, Irenius Wale Wasi  menjelaskan, bakti sosial itu adalah kegiatan dalam rangka menjadikan Kota Borong bersih dari sampah, baik itu sampah plastik, organik dan sampah-sampah sejenisnya.

Irenius berharap, dengan adanya kegiatan pembersihan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Matim, Kota Borong tetap bersih dan bebas dari sampah.

Sehingga, kata dia, spirit untuk menjadi kota beriman dapat terwujud dengan baik dan indah.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba