Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lantik Pengurus Karang Taruna, Bupati Agas: Harus Jadi Model
Regional NTT

Lantik Pengurus Karang Taruna, Bupati Agas: Harus Jadi Model

By Redaksi26 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para peserta Karang Taruna tingkat Kabupaten Manggarai Timur (Foto: Humas dan Protokol Setda Matim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas mengatakan pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten itu harus menjadi model.

Hal itu disampaikan bupati Agas dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Dinsos Matim, Wihelmus Deo pada kegiatan Pembentukan dan Pelantikan Karang Taruna Tingkat Kabupaten Manggarai Timur periode 2019-2024 di Aula Sekda Matim, Jumat (26/04/2019).

“Forum pengurus tingkat kabupaten harus menjadi model dan contoh bagi karang taruna dalam mengembangkan organisasi,” ujarnya.

Bupati Agas juga mengatakan, keberadaan forum Karang Taruna di tingkat kabupaten harus mampu mengadvokasi, membimbing dan meningkatkan pemenuhan kebutuhan organisasi Karang Taruna di tingkat desa atau kelurahan.

“Karang Taruna harus dikelola secara produktif, sebab di dalamnya terdapat usia produktif sehingga perlu wadah yang tepat,” katanya.

Dijelaskan, keberadaan Karang Taruna sebagai organisasi sosial, akan menjadi wadah bagi generasi muda untuk melakukan aktivitas kepemudaan, serta menjadi mitra pemerintah daerah.

Hal itu kata dia, karena Karang Taruna sebagai salah satu potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang memiliki tugas bersama dengan pemerintah serta masyarakat untuk melakukan pembinaan generasi muda dengan mengandalkan kemandirian dan kekuatan lokal setempat.

“Untuk mendukung tugas itu maka perlu adanya upaya pemberdayaan Karang Taruna secara terencana, sistematis dan berkesinambungan,” tukasnya.

Oleh karena itu, mantan wakil Bupati Matim dua periode itu berharap, para pengurus yang terpilih harus memiliki kemampuan sosial yang tinggi serta mampu mengembangkan usaha ekonomi produktif dan mandiri.

“Seluruh anggota lebih aktif menjalankan program-program yang ditetapkan dan diharapkan bekerja secara kredibel dan memiliki manajemen yang baik,” ucapnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Agas Andreas Ande Agas Manggarai Timur
Previous ArticleSimulasi Bencana di SDI Kota Ndora, Sekda Matim: Tularkan Pengetahuan Ini
Next Article Pendopo Kuliner di Labuan Bajo Harus Ditata Kembali

Related Posts

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
Terkini

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.