Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Pedagang di Ende Kelabakan
Ekbis

Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Pedagang di Ende Kelabakan

By Redaksi9 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Harga bawang putih di Ende naik dari 60 ribu per kilo menjadi 80 ribu hingga 85 ribu per kilogram (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Harga bawang putih di Kabupaten Ende, Flores, NTT sudah merangkak naik selama satu bulan terakhir.

Harga bawang putih yang semulanya 60 ribu per kilogram naik menjadi 80 ribu hingga 85 ribu per kilogram.

Kenaikan harga membuat para pedagang di Pasar Mbongawani kelabakan. Sebab, daya beli masyakarat semakin menurun dan tidak tetap.

“Pembeli kadang mengeluh, karena mahalnya bawang putih. Lalu, minat pembeli juga sudah menurun,” ucap Wahidah, pedagang asal Bima yang mengaku baru setahun di Ende.

Harga bawang putih yang tidak stabil dan kurangnya daya beli masyarakat membuat Wahidah terancam tak berjualan.

Ia memilih berhenti membeli lagi komoditi tersebut di agen hingga harga kembali normal.

“Saya berhenti (membeli) sementara dulu. Sama saja, yang rugikan saya kalau saya beli lalu pembeli kurang,” ucap dia kepada Voxntt.com di lapak dagangannya di Pasar Mbongawani, Kamis (09/05/2019).

Selain mahal, bawang putih mulai terasa langkah oleh para pedagang di Pasar Mbongawani Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Hal serupa diungkapkan Nur Hayati, pedagang sembako persis di depan parkiran Pasar Mbongawani.

Selain harga naik, Nur mengaku bawang putih semakin langkah di Kabupaten Ende. Itu disebabkan, macetnya distribusi dari Surabaya ke Ende.

“Harganya sudah naik pak, sejak satu bulan lalu. Ya, kita ambil tapi berkurang karena pembeli juga sepi,” kata dia.

Menurut Nur, kenaikan harga bawang putih memicuh berkurangnya ketersediaan bawang putih di pasaran saat ini. Sebab, selain sepinya pembeli, pedagang mulai mengurangi pembelian bawang putih pada distributor.

Sebagian pedagang memilih berhenti menjual bawang putih karena harga mahal dan pembeli berkurang (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Ia mengatakan, kenaikan harga bawang putih secara masif jelang Ramadhan, berdampak buruk terhadap keuntungan pedagang.

“Jadi, kita berharap harga kembali normal dalam waktu dekat ini. Kita rugikan, kalau pembeli sepi. Kita tidak ingin begitu, pak,” kata Nur, berharap harga bawang putih tidak melonjak naik secara signifikan.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleDiduga Disalahgunakan, Pemda TTU Diminta Tarik Mobil Bumdes Manamas
Next Article Wagub Josef: Kami Sudah Janji, Tiga Tahun Jalan Provinsi Selesai

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.