Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»JPIC Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Politik Uang di Manggarai
Pilkada

JPIC Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Politik Uang di Manggarai

By Redaksi22 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Pastor Marten Jenarut (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Lembaga Justice, Peace, Integration of Creation (JPIC) Keuskupan Ruteng meminta Polres Manggarai agar mengusut tuntas kasus dugaan politik uang di Kecamatan Satarmese Barat.

“Demi menegakkan supremasi hukum dan kewibawaan demokrasi, maka kami meminta penyidik Polres Manggarai untuk kerja keras dan kerja tuntas selesaikan masalah ini,” tegas Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Pastor Marten Jenarut kepada VoxNtt.com, Rabu (22/05/2019)

Pastor Marten menilai praktik politik uang dalam pemilihan legislatif maupun pilpres bukan hanya sekadar tindak pidana pelanggaran hukum, tetapi juga menjadi kejahatan etika dan moral politik.

Praktik money politic akan merusak dan menodai harkat dan wibawa demokrasi.

Sebab itu, ia meminta pihak penegak hukum harus serius menangani laporan dugaan tindak pidana money politic ini agar persoalannya menjadi terang benderang.

Menurut logika hukum, jelas dia, pristiwa hukum ini tidak hanya berkaitan antara pelapor dan pihak terlapor. Tetapi juga melibatkan pihak lain, entah sebagai orang yang merencanakan dan atau menyuruh melakukan.

Baca Juga: Kasus Dugaan Politik Uang di Manggarai Sudah Dilimpahkan ke Polisi

“Kalau benar bahwa saudara terlapor, Hendrikus Abot adalah pengurus partai tingkat kecamatan, dapat juga diduga bahwa money politic ini merupakan kerja terstruktur dan sistematis dari lembaga partainya,” kata Pastor Marten.

Ia menambahkan,  apabila terbukti maka para pelaku harus dipidana agar dapat menjadi efek jera bagi para politisi yang suka bermain politik dan cara-cara yang tidak elegan seperti itu.

“Tuntasnya masalah ini menentukan legitimasi hukum dan legitimasi moral etik dari orang yang terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Manggarai,” pungkasnya.

Namun, sebelumnya Pastor yang juga sebagai lawyers publik itu mengapresiasi langkah Bawaslu Kabupaten Manggarai yang sudah mendalami kasus tersebut. Buktinya, hingga kini kasus dugaan money politic itu sudah dilimpahkan kepada penyidik Polres Manggarai.

“Kami memberikan apresiasi yang sangat besar kepada Bawaslu kabupaten Manggarai yang sudah dengan serius menindaklanjuti dugaan tindak pidana politik, money politic di Desa Terong, Kecamatan Satarmese Barat untuk selanjutnya ditangani oleh Polres Manggarai,” tutupnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

https://www.youtube.com/watch?v=m07YkjJFceU

Bawaslu Manggarai JPIC Manggarai
Previous ArticleSopir Angkot di TTU Dipolisikan
Next Article Nagekeo Termasuk Satu dari 222 KPPN

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.