Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Lagi, Dua Jenazah TKI Tiba di NTT
Human Trafficking NTT

Lagi, Dua Jenazah TKI Tiba di NTT

By Redaksi25 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mobil ambulance yang menjemput dua jenazah asal NTT di Bandara El Tari Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Dua jenazah buruh migran asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba di Kargo Bandara El Tari Kupang, Sabtu (25/05/2019), sekitar pukul 12.45 Wita.

Dua jenazah tersebut atas nama Regina Tulit (48) asal Dusun Ritawolo, RT 007, RW 04, Desa Bukit Seburi, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.

Ia dikabarkan merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang saat ini bekerja di Malaysia.

Informasi dihimpun VoxNtt.com, Regina meninggal pada tanggal 16 Mei pukul 22.59 akibat penyakit Leukimia yang dideritanya.

Petronela Roni, keluarga Regina saat ditemui di Bandara El Tari Kupang mengaku, pihaknya menanti kedatangan jenazah almarhumah sudah seminggu.

Sebelumnya pihak Petronela sudah mendapat informasi mengenai meninggalnya almarhumah dari suaminya di Malaysia.

“Sudah satu minggu kami tunggu. Nanti jenazahnya akan dibawa ke rumah keluarga di Pulau Indah Kupang esok akan diberangkatkan ke Adonara melalui pesawat lewat Maumere,” kata Petronela.

Jenazah lain atas nama Adrianus Meja (41). Adrianus berasal dari Dusun Parhikia RT 003, RW 002, Desa Randorama, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

Adrianus juga merupakan TKI asal NTT yang selama ini bekerja di Malaysia.

Adrianus meninggal pada 17 Mei 2019 lalu pukul 01.00 waktu setempat akibat luka infeksi. Hal itu diketahui dari surat keterangan kematiannya.

Stefen Gunawan, petugas BP2CTKI saat ditemui di Kargo Bandara El Tari Kupang mengatakan, dua jenazah setiba di NTT menjadi tanggung jawab BP2CTKI untuk memfasilitasi hingga ke alamat masing-masing.

Menurut dia, keduanya pun harus disepakati bersama keluarga.

“Kami hanya fasilitasi hingga sampai kampung halaman. Kalau yang dari Ende ya sampai Ende, yang dari Adonara semua biaya pesawat sampai ambulance hingga Flores Timur akan ditanggung oleh BP2CTKI, sedangkan menyebrang ke Adonara nanti jadi urusan keluarga,” jelasnya.

Stefen mengaku, jenazah almarhum Adrianus Meja akan disemayamkan di RSU Prof Yohanes Kupang karena tak ada kekuarga yang menjemput.

Sedangkan jenazah almarhumah Regina akan menginap di rumah duka keluarga.

Data yang dihimpun VoxNtt.com, dari Januari-Mei 2019 sudah 49 jenazah TKI asal NTT yang dipulangkan dari luar negeri.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Human Trafficking Satgas HumanTrafficking
Previous ArticlePermmabar Kupang Desak Copot Ketua KPU Mabar
Next Article Penemuan Bayi Gegerkan Warga Kota Ruteng

Related Posts

DPRD NTT Didorong Segera Bahas Ranperda Perlindungan Pekerja Migran dan TPPO

21 Mei 2026

Jaringan Antar Iman Desak Negara Serius Tangani Perdagangan Orang

14 Mei 2026

Komisi V DPRD NTT Dorong Kementerian P2MI Lindungi Pekerja Migran Berbasis di Desa

14 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.