Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»TTS Targetkan Pasar Daging Sapi dan Babi ke Tiles
Ekbis

TTS Targetkan Pasar Daging Sapi dan Babi ke Tiles

By Redaksi22 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTS, Epy Tahun saat diwawancarai, Kamis (20/06/2019) di Kantor Bupati TTS. (FOTO: L. Ulan/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bakal memanfaatkan peluang kerja sama ekonomi antarnegara Timor Leste (Tiles) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bupati TTS, Epy Tahun yang diwawancarai wartawan, Kamis (20/06/2019) mengatakan, dirinya bersama beberapa bupati ikut dalam rombongan kunjungan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di wilayah Oekusi, Timor Leste dalam rangka kerja sama membangun zona ekonomi NTT dan Timor Leste pekan lalu.

“Pemerintah Timor Leste akan siapkan 1.000 hektar lahan tanah, sementara itu, Pemprov NTT juga menyiapkan 1.000 hektar lahan di Oepoli untuk pembangunan pasar antar NTT dan Timor Leste,” ujar Epy Tahun.

Salah satu potensi pasar yang dibidik Pemkab TTS, lanjut Epy, yaitu penjualan daging sapi segar ke Timor Leste. Di TTS, sebut Bupati Epy, produksi daging sapi segar 18.000 ekor per tahun dari jumlah populasi 190.000 ekor per tahun.

“Permintaan daging sapi segar di Timor Leste minimal 10 persen daging sapi segar per tahun ke Timor Leste,” ujarnya.

Ke depan beberapa upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan kembali pusat resor peternakan yang ada di kecamatan-kecamatan.

“Selain itu juga, kita akan kembangkan kawin suntik sapi pada resor-resor peternakan yang ada,” tandas Epy.

Bukan hanya itu, permintaan daging babi segar yang cukup tinggi dari Timor Leste dimana mencapai 1.000 kilo gram per hari juga menjadi bidikan khusus Pemerintah Kabupaten TTS.

“Di TTS masih terjadi permainan harga penjualan sapi dan babi yang merugikan peternak. Oleh karena itu, kita optimalkan penjualan daging saja, baik itu daging sapi segar maupun daging babi segar,” paparnya.

Potensi lain di bidang pertanian yakni penjualan buah alpukat, dan tanaman holtikultura lainnya.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Epy Tahun Pasar Perbatasan TTS Viktor Laiskodat
Previous ArticleCegah Penyebaran DBD, Warga Desa Natute Gelar Bersih Lingkungan
Next Article Jembatan Darurat di Desa Lidi Ambruk

Related Posts

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.