Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Kerap Tak Nyaman, Pedagang Desak Pemkab Ende Segera Bangun Pasar Mbongawani
Ekbis

Kerap Tak Nyaman, Pedagang Desak Pemkab Ende Segera Bangun Pasar Mbongawani

By Redaksi27 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ini kondisi Pasar Mbongawani yang akan kembali dibangun pada tahun ini dengan anggaran sebesar Rp 15 Miliar (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Para pedagang mendesak Pemerintah Kabupaten Ende untuk segera membangun Pasar Mbongawani. Mereka ingin kembali melapak di tempat semula karena kerap tidak nyaman.

“Ia kita ingin kembali semula karena di sini memang kurang nyaman. Kita rasa tidak aman saja,” ucap Elisabeth, salah seorang pedagang di Ende, Kamis (27/06/2019) siang.

Menurut dia, pasar yang kini digunakan sangat tidak nyaman untuk berjualan. Selain kurang dikunjungi pembeli, keadaan pasar dianggap tak layak khusus untuk bahan makanan.

“Mana mungkin kita berjualan di tanah saja. Kita taruh sayuran dan bahan makanan lain diatas tanah, kan kurang nyaman barang-barang kita,” ujar dia.

Untuk itu, Elisabeth berharap agak pasar segera dibangun dan mereka kembali berjualan pada tempat semula.

Menyambung Elisabeth, pedagang lain Mersiana Kele juga berharap agar pembangunan pasar segera dilakukan untuk kepentingan kenyamanan penjual dan para pembeli.

Sebab, pasar yang mereka tempati saat ini tidak layak dan merugikan para pedagang.

“Ia kita rugi, kalau pembeli jarang datang. Belum lagi banyak barang kita rusak karena hanya beralas plastik di atas tanah. Panas dan sayur kita cepat busuk,” ujar Mersiana kepada VoxNtt.com.

Untuk diketahui, pembangunan pasar yang telah dilakukan proses tender hingga saat ini belum dilakukan. Hal itu disebabkan belum adanya negosiasi antara pemerintah dan warga yang mengklaim hak milik tanah di Pasar Mbongawani.

Bahkan warga telah memasang dua plang klaim hak milik di Pasar Mbongawani. Plang itu bertuliskan “Tanah Pasar Ini Milik Haji Muh. Djaenudin Sakundah”.

Sementara satu plang lain berukuran besar nampak terpasang menutupi tulisan Pasar Mbongawani. Plang itu bertuliskan “Tanah Pasar Ini Milik Ata Ngga’e Haji Muhamad Djaenudin Sakundah”.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Pasar Mbongawani
Previous ArticleGunung di Nagekeo Selalu Terbakar Saat Musim Kemarau
Next Article UMKM di Ende Harus Mulai Berpikir Jual Produk Lokal Secara Online

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.