Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»UMKM di Ende Harus Mulai Berpikir Jual Produk Lokal Secara Online
Ekbis

UMKM di Ende Harus Mulai Berpikir Jual Produk Lokal Secara Online

By Redaksi27 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Inilah sauce "Koro Dagalai" produk lokal di Cafe Lepa Lio milik Remaja Mandiri Community Detusoko yang diprakarsai Nando Watu (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pelaku UMKM produk-produk lokal di Kabupaten Ende, Flores, NTT harus memulai memikirkan strategi pemasaran. Salah satu yang disebut ialah pemasaran secara online.

Instruktur Penelitian pada Universitas Negeri Malang Febrita Heynoek menerangkan, pada era digital saat ini mestinya masyarakat sudah beralih ke pasar online.

“Beberapa alasan yang mendukung adalah internet yang menawarkan kemudahan bagi para pelaku usaha produk lokal,” jelas Febrita saat Workshop Peningkatan Keterampilan Wirausaha UMKM pada bidang pemasaran produk unggulan daerah kepada puluhan pelaku usaha produk lokal di Aula Hotel Flores Mandiri, Rabu (26/06/2019).

Ia mengatakan, keuntungan pemasaran secara online tak dibatasi oleh waktu. Selain itu, produk lokal dapat dikenal lebih luas ke seluruh penjuru dunia.

Bagi Febrita, yang paling penting bagi pelaku usaha ialah menjaga kualitas dan mengemas produk agar lebih menarik oleh calon pembeli.

Hal itu pula ditegaskan pemateri lain Andreas Syah Pahlevi yang lebih menyorot soal branding, logo dan kemasan produk lokal lainnya untuk lebih menarik perhatian.

Menurut dia, sebagian besar pelaku usaha belum mencantumkan merek dagang dan logo pada produk yang siap dipasarkan.

Andreas pun meminta pelaku usaha untuk membuat profil produk secara detail, sehingga ia dapat bantu pelaku menghasilkan logo maupun tagline.

Salah satu produk lokal kopi Sokoria Ende, Flores, NTT (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Untuk diketahui, kegiatan Workshop tersebut merupakan hasil kerjasama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan Yayasan Alfa Omega-GMIT.

Kegiatan tersebut digelar selama empat hari yakni sejak tanggal 25-28 Juni 2019 di Aula Hotel Flores Mandiri.

Adapun sebanyak 32 pelaku UMKM se-Kabupaten Ende yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka diberikan kesempatan untuk mempromosikan produk di stan yang disediakan seperi produk kopi, keripik ubi, kerajinan bambu, VCO dan tenun ikat.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleKerap Tak Nyaman, Pedagang Desak Pemkab Ende Segera Bangun Pasar Mbongawani
Next Article Ini Ajakan Putri Tenun NTT untuk Kaum Milenial

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.