Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Anda Penari Caci? Jangan Berani Selingkuh, Ini Akibatnya
Seni dan Budaya

Anda Penari Caci? Jangan Berani Selingkuh, Ini Akibatnya

By Redaksi1 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penari Caci di Borong (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Bagi para suami yang memiliki hobi bermain Caci (salah satu tarian uji ketangkasan orang Manggarai) jangan sesekali selingkuh dengan wanita lain.

Beberapa sumber mengatakan, istri menjadi satu-satunya orang penting yang bakal menentukan “nasib” seorang suami ketika bertarung di arena pertunjukkan permainan Caci.

Kepada VoxNtt.com, para ibu-ibu yang tengah menari di lapangan Toka, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores-NTT mengatakan, suatu hal yang paling pantang bagi seorang suami adalah selingkuh.

“Jangan pernah coba-coba suami tidak boleh tidur bersama wanita lain. Ini akan berdampak buruk saat mengikuti tarian Caci,” ucap Herlina Noma (29) warga Desa Mokel Morit, Kecamatan Kota Komba, Rabu (31/07/2019).

Bisa saja terang Herlina, dampak buruk itu tidak hanya berupa hal yang kecil tetapi sampai ke hal yang paling besar, bahkan mengerikan.

“Itu bisa saja dia kena di badan atau tangan saat dipukul oleh lawan tetapi yang paling sadis itu Beke (ketika sang lawan memukul dan mengenai bagian wajah) itu menakutkan,” ucapnya.

Apalagi kata dia, wajah adalah salah satu hal yang paling dijaga oleh setiap penari Caci.

“Kalau kena di wajah itu berarti dia kalah dan yang pukul itu jago bahkan kekalahan itu menjadi bahan diskusi setiap orang,” tandasnya.

Teresia Nawu (kiri) dan Herlina Noma (kanan) ( Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)

“Dan yang paling penting suami harus mendengar suara hati seorang istri. Saya pernah dua kali larang suami saya untuk ikut Caci karena ada firasat buruk. Itu harus dihargai oleh seorang suami,” tambahnya.

Senada dengan Herlina, Teresia Nawu (38) yang juga warga Kecamatan Poco Ranaka mengatakan seorang istri memiliki peran yang sangat penting bagi suami.

“Istri itu bisa dikatakan kunci. Tidur boleh tapi dengan istri sendiri jangan sesekali tidur dengan wanita lain. Ini bukan saja mitos tetapi warisan yang sudah sepantasnya harus diketahui oleh setiap pasangan hidup orang Manggarai,” katanya.

Kendati demikian kata dia, ada hal lain yang tidak boleh dilakukan seorang istri kepada sang suami. Hal itu jelas dia, merupakan sebuah keharusan yang perlu dipatuhi oleh seorang istri.

“Jadi ketika keesokan harinya mereka (suami) pergi Caci jangan sesekali kita pegang barang-barang yang mereka siapkan. Biar mereka siap sendiri kita tidak boleh pegang kita lihat saja,” tukasnya.

Apabila seorang istri melanggar, maka sesuatu yang berbahaya bisa saja terjadi.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Festival Caci Manggarai Timur
Previous ArticleKornelis Dola Siap Maju di Pilkada Manggarai
Next Article Pengelola DAK Terbaik, Masyarakat dan DPRD Apresiasi Pemkab TTS

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.