Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Peduli Hak-hak Sipil, Bhayangkari Cabang Ngada Bantu 60 Akta Kelahiran Gratis
Regional NTT

Peduli Hak-hak Sipil, Bhayangkari Cabang Ngada Bantu 60 Akta Kelahiran Gratis

By Redaksi13 Agustus 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ny. Vivi Andika, Ketua Bhayangkari Cabang Ngada saat memberikan bantuan akta kelahiran kepada masyarakat Nagekeo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Dalam memperingati hari Bhayangkari yang ke-67 tahun 2019, pengurus Bhayangkari cabang Ngada menggelar kegiatan pembuatan akta kelahiran di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nagekeo, Selasa (13/08/2019).

Kegiatan itu digelar sebagai bentuk kepedulian Bhayangkari Cabang Ngada terhadap hak-hak sipil anak dengan memberikan bantuan berupa 60 akta kelahiran secara gratis.

Ketua Bhayangkari Cabang Ngada Ny. Vivi Andhika dalam sambutannya pada kesempatan itu mengatakan, pembuatan akta kelahiran anak sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap pemenuhan hak anak atas identitas diri mereka.

Menurut dia, ketiadaan akta kelahiran pada anak sangat rentan membuat anak kehilangan hak-haknya. Termasuk haknya menjadi warga Negara. Ketiadaan akta kelahiran juga berpotensi terjadinya perdagangan anak akibat dari pemalsuan identitas anak.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Nagekeo Andreas Weke, usai menggelar kegiatan itu mengatakan, bantuan akta kelahiran dari pengurus Bhayangkari Cabang Ngada sangat membantu dinasnya dalam proses pengurusan identitas penduduk.

Data Disdukcapil Nagekeo menyebut, sekitar belasan ribu masyarakat di kabupaten itu hingga kini masih belum memiliki akta kelahiran.

Disdukcapil Nagekeo akan terus menggalang dukungan dari berbagai lembaga non-pemerintah guna mempercepat pencapaian peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan, khususnya akta kelahiran anak dengan prioritas utama usia nol hingga delapan belas tahun.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleFidelis Pranda Siap Bertarung di Pilkada Mabar
Next Article Cerita Agatha, 30 Tahun Menjadi Mosalaki Perempuan Pertama di Ende

Related Posts

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.