Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang (Foto: Ist).

Kupang, Vox NTT-Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengapresiasi langkah PSI NTT yang menolak pengadaan PIN DPRD NTTT dari emas.

Atang yang dihubungi media ini mengatakan, penolakan PSI untuk PIN emas DPRD telah memberikan pembelajaran politik yang baik

“Saya sependapat dengan sikap yang diambil oleh PSI yang menolak PIN dari emas. PSI telah memberikan pembelajaran politik yang baik. Dan sikap ini mesti juga diikuti oleh partai politik yang lain,” kata Atang saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat  (23/08/2019).

PSI NTT Tolak PIN DPRD Dari Emas, Ini Alasannya

Menurutnya, PSI telah melakukan koreksi terhadap perlakuan yang berlebihan kepada wakil rakyat yang semestinya harus berbuat untuk rakyat.

“Di sini PSI mau mengatakan bahwa sebuah jabatan tidak identik dengan simbol kemewahan, sementara pada saat yang sama rakyat butuh perhatian serius dari negara,” tegasnya.

Oleh karena itu kata dia, pesan moral politik dari ketua PSI NTT, Christian Widodo perlu diberi apresiasi. 

“Semoga pandangan ini dapat diperhatikan oleh pemerintah dan kalaupun  tdk diperhatikan paling tdk sudah diingatkan,” tuturnya.

Dia juga mengatakan bahwa sikap PSI bisa saja dianggap sebagai sikap yang tidak populer karena melawan arus, tetapi menurut dia harus didukung sebagai koreksi penting untuk DPRD.

“Boleh jadi sikap PSI ini sebagai sebuah tindakan yang dianggap tidak populer dan lawan arus dalam pandangan politik, ” tambahnya.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor:  Boni Jehadin

alterntif text