Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Air PDAM di Borong Macet Total, Ratusan Pelajar Mandi di Kali Wae Bobo
Regional NTT

Air PDAM di Borong Macet Total, Ratusan Pelajar Mandi di Kali Wae Bobo

By Redaksi9 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan pelajar tampak memadati kali Wae Bobo, Senin (09/09/2019) sore (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sudah lebih dari seminggu air PDAM di Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT macet total.

Warga pun terpaksa memanfaatkan air kali Wae Bobo, bahkan harus merogoh kocek untuk mendapatkan air. Para pelajar pun demikian.

Pantauan VoxNtt.com, Senin (09/09/2019) sore, ratusan pelajar di Borong tampak memadati kali yang berada Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong itu.

Florianus seorang pelajar di salah satu sekolah swasta di kota itu mengaku kecewa lantaran sudah lebih dari seminggu tidak menikmati air PAM.

“Jadi kami sangat kesulitan kalau air tidak keluar, apalagi kalau pagi itu yang paling setengah mati kakak,” ujarnya saat ditemui VoxNtt.com di kali Wae Bobo.

Diakuinya, kesulitan air sudah mereka alami berulang-ulang kali. Bahkan Wae Bobo adalah satu-satunya andalan para pelajar di kota itu.

“Ini air harapan kami kaka, biar kondisi airnya kotor tetapi kami tetap pakai. Tidak ada pilihan lain kaka. Semoga bapak-bapak pemerintah bisa perhatikan ini,” ujarnya.

Tidak hanya di Kecamatan Borong yang mengalami kesulitan air bersih, tetapi juga di kecamatan lain seperti Kecamatan Kota Komba.

Para warga di wilayah itu mengeluh bahkan sudah berbulan-bulan tidak menikmati air PDAM.

Padahal, hampir di setiap rumah sudah dilengkapi dengan pipa dan meteran air yang sudah dipasang beberapa tahun silam.

“Kami sangat kecewa karena tidak menikmati air ini, kami sangat susah dan kami sering samapaikan kepada petugas tetapi belum direspon sampai saat ini,” keluh Stefanus warga Kampung Leke, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba.

“Tolong pemda perhatikan air di sini kami sangat susah air, semoga mereka dengar keluhan kami,” tambah pria kelahiran 1980 itu.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleKepala DPMD Matim Minta Inspektorat Audit Calon Kades Incumbent
Next Article Askab PSSI Manggarai Seleksi Pemain U-17

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.