Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kepala DPMD Matim Minta Inspektorat Audit Calon Kades Incumbent
VOX DESA

Kepala DPMD Matim Minta Inspektorat Audit Calon Kades Incumbent

By Redaksi9 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PMD Matim Yosef Durahi (Foto: Sandy Hayon/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Manggarai Timur (DPMD Matim), Yosef Durahi meminta Inspektorat untuk mengaudit para calon kepala desa incumbent.

“Pada bulan Oktober mendatang ada 68 desa yang menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades), oleh karena itu kades incumbent yang maju lagi perlu dilakukan audit oleh inspektorat,” ujar Durahi kepada VoxNtt.com, Senin (09/09/2019).

Menurut mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Matim itu, audit Inspektorat sangat diperlukan agar tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

“Hasil audit dari Inspektorat nanti disampaikan melalui surat keterangan, apakah calon Kades incumbent itu bebas temuan atau tidak. Apabila ada temuan tinggal nanti di pantia Pilkades yang memutuskan,” katanya.

“Tetapi yang penting Inspektorat perlu melakukan audit di-68 desa itu,” tambah mantan Camat Elar itu.

Terpisah, Kepala Inspektorat Matim Fansi Aldus Jahang mengatakan, 68 desa yang menggelar Pilkades pada Oktober mendatang, tersebar di lima kecamatan.

Kelima kecamatan itu di antaranya, Kota Komba, Elar, Elar Selatan, Poco Ranaka dan Rana Mese.

“Kita sudah lakukan audit di-4 kecamatan, tinggal kecamatan Rana Mese yang belum. Dan tim kita mau turun,” ujarnya saat dihubungi VoxNtt.com.

Setelah melakukan audit jelas Jahang, pihaknya langsung membahas di tingkat tim. Apabila ada temuan akan segera memanggil Kades untuk meminta penjelasan.

“Sekarang kita lagi rampung sambil menunggu 5 desa di Kecamatan Rana Mese,” katanya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

DPMD Matim Manggarai Timur
Previous ArticleRodivas Malaka Bawa Jantung Kemajuan untuk Desa Kereana
Next Article Air PDAM di Borong Macet Total, Ratusan Pelajar Mandi di Kali Wae Bobo

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.