DJ Putra (Foto: Dok. Pribadi)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Setiap orang pasti memiliki hobi yang berbeda-beda. Apalagi hobi tersebut tumbuh dalam diri sejak kecil.

Demikian pula dengan pemuda yang bernama Adolfus Emanuel Ade Putra Mongkor. Pemuda yang kerap disapa Putra ini memiliki hobi yang jarang diminati banyak orang.

Kalau kebanyakan pemuda memang memiliki hobi olahraga, travelling dan lain-lain, Putra memiliki hobi yang lain. Sejak kecil ia sudah memiliki hobi mendengarkan musik  Disc Jockey (DJ).

Pria kelahiran Kuwu-Mbaumuku 17 Juni 1993 ini, kini berprofesi sebagai seorang DJ.

Putra mengisahkan sejak tahun 2008 lalu, ia sangat menyukai musik DJ. Saat itu ia duduk di bangku SMP.

Ia juga memiliki hobi mendengarkan musik DJ. Pada saat itu kata Putra, orang-orang sering menyebutnya musik dugem.

“Saat itu saya masih SMP, sejak dari itu saya mulai tertarik dengan musik dugem,” ungkap DJ Putra saat ditemui VoxNtt.com usai manggung di salah satu cafe di Labuan Bajo, Kamis (12/09/2019) malam.

Karena hobinya itu, pada tahun 2009 ia mulai mengedit lagu-lagu dengan mengunakan aplikasi pembuat lagu Dj bernama Fruity loops.

Aplikasi ini jelas Putra, memiliki banyak fungsi untuk mengedit lagu apa saja, terlebih khusus dalam membuat beat arangsemen.

“Saya mulai mengedit lagu-lagu mengunakan Fruity loops studio dan mengarangsemen lagu dugem pada tahun 2009,” kata pria 26 tahun itu.

Sejak tahun 2009, ia mulai dikenal oleh kalangan pemuda Manggarai khususnya Kota Ruteng dengan panggilan DJ Soentael Texaz 87

“Sejak dari situ, nama saya dikenal di kalangan remaja Manggarai dan sekitarnya dengan dijuluki DJ Sontael Texaz 87,” ungkap putra pasangan Agustinus Mongkor (Almarhum) dan Veronika Monika Dia (Almarhumah) itu.

Ia mengaku, saat sudah dikenal oleh kalangan remaja Manggarai, dia terus berkomitmen untuk mengedit lagu-lagu menjadi musik DJ terbaru.

Musik DJ yang dieditnya terus digunakan pada saat pesta di Manggarai.

Pada tahun 2016, Putra memutuskan untuk berhenti mengedit lagu dan memilih untuk belajar langsung tentang musik DJ.

“Tidak tahu mengapa saya melihat banyak sekali yang menggunakan lagu saya pada saat pesta. Mereka pakai, artinya lagunya pasti bagus bukan? Karena itu pada tahun 2016 saya memutuskan tidak mengedit lagi musik DJ tapi saya harus belajar langsung tentang apa itu musik DJ, dan bagaimana cara bermainnya,” kisah alumnus SMAK St. Aquinas Ruteng itu.

Menurut dia, jika belajar dan bermain langsung musik DJ, tentu akan mendatangkan uang.

“Selama saya mengedit lagu-lagu yang saya dapatkan hanya terkenal saja. Bagi saya itu tidak cukup, saya berpikir bagaimana hobi yang saya punya dapat menghasilkan uang. Karena itu juga saya memilih untuk belajar secara detail tentang apa itu musik DJ dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Tahun 2017 Putra nekat pergi ke Bali untuk belajar di Pioneer DJ School.

“2017 saya nekat untuk sekolah di Bali di Pro DJ School Bali dan tahun 2018 saya selesai sekolahnya dan mendapat gelar DJ,” jelas Putra.

Usai menyelesaikan sekolah tersebut, ia kembali ke Manggarai pada akhir tahun 2018.

Karya-karya Putra selalu ditunggu pemuda Manggarai, khususnya anak muda di Ruteng.

“Saya kembali, saya membuat karya-karya saya. Semua pemuda senang karena saya bermain langsung sebagai seorang DJ,” ucapnya.

Sejak itu Putra mulai mendapatkan banyak pekerjaan dari setiap event-event yang digelar oleh perusahan-perusahan rokok di Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

Tidak hanya itu, ia juga ditawarkan untuk live DJ di setiap acara ulang tahun dan resepsi pernikahan.

“Banyak job yang datang. Baik acara-acara besar, ulang tahun atau pun resepsi pernikahan. Banyak yang meminta,” aku Putra.

Ia juga diundang untuk live di beberapa kafe yang ada di Labuan Bajo.

“Saya juga sering main di setiap kafe-kafe di Labuan Bajo,” katanya.

Saat ditanyai pendapatan sekali manggung, ia memilih untuk tidak memberitahukannya.

“Kalau soal pendapatan itu rahasia. Tapi yang jelas pendapatannya cukup besar,” ungkap Putra sambil tersenyum.

Putra mengaku sangat bangga dengan profesinya sebagai seorang DJ. Pasalnya, profesi ini sangat berpeluang besar di Manggarai Raya.

“Saya senang sekali dengan profesi ini, yang jelas profesi ini memiliki peluang besar di Manggarai. Saya juga tidak menyangka, hobi yang saya miliki dulu membuat saya dikenal banyak orang dan mendatangkan uang bagi saya,” tutup Putra.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

alterntif text