Peserta saat berpose dengan juri dan Plt. Kadis P dan K Kota Kupang

Kota Kupang, Vox NTT-Rumah Pintar Sonaf Soet Hinef Kota Kupang menggelar lomba pidato, menenun dan menulis karya ilmiah pada tanggal 12-13 September 2019.

Sejumlah perlombaan yang melibatkan siswa SMP dan SMA di Kota Kupang ini digelar dalam rangka merayakan HUT Rumah Pintar ke-8.

Acara pemberian hadiah digelar di Rumah Pintar yang terletak di Kelurahan Naioni, Kota Kupang, Jumat (13/09/2019).

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, juara  satu lomba pidato menggunakan Bahasa Inggris untuk kalangan SMA diraih oleh Romana Da Costa Pinto (15), utusan dari SMAN 1 Kota Kupang.

Romana yang adalah siswi Kelas XI jurusan IPA 1 SMAN 1 Kota Kupang kepada VoxNtt.com mengaku senang dengan raihannya itu.

Kata dia, meski persiapannya baru dimulai sejak tanggal 6-9 September lalu, namun tidak disangka pidato yang bertajuk revolusi 4.0 bisa meraih juara pertama.

“Dadakan beritahunya Kak. Walau tanggal 6 baru saya tau info (informasi). Persiapannya memang tidak signifikan. Kan saya  juga sering membantu kursus Bahasa Inggris di sekolah. Apalagi kalau public speaking saya soh bisa. Tapi lumayan bisa juara,” jelas gadis darah Timor Leste itu.

Kemudian lomba menenun motif Bunga Sepe diraih siswi atas nama Yovita T Purnama dari kalangan masyarakat biasa.

Sedangkan lomba karya tulis ilmiah tingkat SMP diraih oleh  Geneveva Genezea Queentin Ngaodua utusan dari SMP NCIPS.

Plt. Kadis  P dan K  Kota Kupang Dumul Jami yang juga hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi bagi Rumah Pintar karena sudah melaksanakan kegiatam berbobot.

Menuruf Dumul, desain kegiatan persis sama dengan Gerakan Ayo Berubah yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Kupang.

“Kita akan wacanakan ke depan kalau bisa lomba semacam ini akan melibatkan seluruh sekolah di Kota Kupang,” katanya.

Sementara itu, Pengelola Rumah Pintar Aram Pukuafu Kolifai menjelaskan, Rumah Pintar Sonaf Soet Hinef sudah berdiri sejak tahun 2011 lalu.

Saat itu Rumah Pintar adalah program almahrumah Ani Yudoyono, istri dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudoyono.

“Tahun 2013, atas arahan Wali Kota Kupang Yonas Salean kemudian Rumah Pintar ini dialihkan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Lalu saya ditunjuk menjadi pengelola,” kata Aram.

Menurut Aram, kegiatan perlombaan yang diadakan Rumah Pintar sesuai dengan visi SDM Unggul Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo dan program Ayo Berubah oleh Pemkot Kupang.

Mengenai perlombaan, Aram menyampaikan apresiasi bagi peserta yang sudah terlibat aktif.

Ke depan, kata dia, kegiatan seperti ini akan dibuat dengan kapasitas yang lebih besar.

“Kali ini kan hanya beberapa sekokah dan 3 ajang saja yang dilombakan. Ke depan akan didesain  agar melibatkan seluruh sekolah-sekolah di Kota Kupang. Apalagi masih banyak sekolah yang mempunyai potensi di sini,” ungkapnya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

alterntif text