Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Kemendes dan Pemkab Manggarai Bakal Gelar Festival Pranata Adat
Seni dan Budaya

Kemendes dan Pemkab Manggarai Bakal Gelar Festival Pranata Adat

By Redaksi5 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Desain latar belakang festival pranata adat yang akan digelar di Lapangan Motang Rua Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertentu (Ditjen PDTu) bakal menggelar festival adat di Lapangan Motang Rua Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai pada Rabu, 9 Oktober 2019 mendatang.

Pagelaran festival ini bakal dijalankan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Kegiatan ini digelar untuk mengaktifkan kembali penguatan lembaga kemasyarakatan dan lembaga adat desa.

Kegiatan yang dalam agendanya akan dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendes Anwar Sanusi serta rombongan dari Ditjen PDTu ini, mengusung tema “Adat Budaya Membangun Perdamaian Indonesia”.

Dalam festival ini akan digelar aneka kegiatan seperti penandatangan prasasti perdamaian oleh Kementerian Desa, Pemkab Manggarai , tokoh masyarakat, Kepolisian, serta perwakilan dari kepala-kepala desa melalui APDESI.

Kegiatan ini dalam pelakasanaannya akan diorganisir oleh Sunrise Camp Indonesia, Event Organizer yang berbasis di Ruteng.

Direktur Sunrisecamp Indonesia (SCI), Yohanes Efremi Ngabur mengatakan, selain penandatanganan prasasti, dalam festival ini juga akan digelar karnaval budaya yang melibatkan komunitas lintas etnik dari seluruh Indonesia yang berdomisili di Manggarai.

Selain itu akan digelar pementasan budaya dari berbagai etnik. Budaya yang dipentaskan akan didominasi oleh budaya Manggarai.

“Nanti akan kita mulai dengan karnaval budaya dari berbagai paguyuban etnik, kebetulan kita mulai sore hari sekitar jam 3. Setelah karnaval akan dilanjutkan dengan pementasan budaya dari berbagai etnik, sebagian besar dari Manggarai,” kata Ngabur dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Jumat (04/10/2019) malam.

“Akan ada juga mata acara narasi perdamaian yang isinya seruan untuk perdamaian, ini nanti akan dibuat dalam bentuk monolog,” tambah dia.

Sebagai pamungkas acara, akan ada api unggun yang digelar di tengah Lapangan Motang Rua sebagai simbol persaudaraan dan perdamaian.

Dalam festival ini, panitia juga menyiapkan tempat khusus untuk pelaku ekonomi kreatif dari berbagai komunitas seperti pengusaha kuliner dan ibu-ibu penenun di Manggarai.

Dia mengaku, persiapan kegiatan ini sudah hampir matang karena tim kerja sudah mulai menjalankan tugas.

“Sudah hampir tuntas, team work sudah mulai jalankan tugas tinggal beberapa hal teknis yang akan kita rampung pada tiga hari terakhir jelang kegiatan ini,” jelasnya.

Dia berharap, kegiatan ini bisa disaksikan masyarakat umum di Manggarai khususnya di Kota Ruteng dan sekitarnya.

Menurut Ngabur, kegiatan ini bentuk penghargaan pemerintah terhadap keberadaan lembaga adat yang ada di Indonesia khususnya di Manggarai. Oleh karena itu harus diapresiasi.

Sumber: Press Release
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleFides Quaerens Intellectum
Next Article Semarak Perayaan HUT TNI ke-74 di Kabupaten TTU

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.