Mobil tangki PMI Matim saat menyuplai air untuk warga Kelurahan Ulung Baras (Foto: FH)
alterntif text

Borong, Vox NTT- Masyarakat Kelurahan Ulung Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menghadapi bencana kekeringan.

Akibatnya, warga di wilayah itu mengalami kekurangan dan ketiadaan air untuk keperluan setiap harinya.

Menanggapi hal itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Matim, Theresia Wisang Agas  menginstruksikan jajaran pengurus dan relawan untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait seperti BPBD, Dinas Sosial untuk mengantisipasi krisis air di Ulung Baras.

“Sejak Senin sampai Rabu kami full beri bantuan air, dan sampai hari ini,” ujar Theresia melalui Sekretaris PMI Matim, Frumensius Hemat kepada VoxNtt.com, Rabu (9/10/2019).

Hemat menjelaskan, PMI Matim menerjunkan relawannya dengan satu kendaraan tangki air untuk menyuplai air bersih ke masyarakat yang membutuhkan.

Dia menambahkan, sejak hari pertama PMI Matim sudah menyuplai air di-11 titik anak kampung yang ada di Kelurahan Ulung Baras.

Mobil tangki ini kata Hemat, akan terus beroperasi memenuhi kebutuhan air di lokasi bencana.

“Dalam tanggap darurat bencana kekeringan ini, PMI terus memantau keadaan di masyarakat terkait pemenuhan air bersih,” ujarnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba