Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Esok, Warga Lakukan Aksi di Kantor Desa Komba Matim
VOX DESA

Esok, Warga Lakukan Aksi di Kantor Desa Komba Matim

By Redaksi20 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sejumlah warga Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar aksi unjuk rasa esok, Senin, 21 Oktober 2019.

Informasi yang peroleh VoxNtt.com, aksi itu akan berlangsung pukul 14.30 Wita di Kantor Desa Komba.

Saat dikonfirmasi, koordinator lapangan Marselus Jem menjelaskan, aksi itu sebagai bentuk protes dari warga terhadap sikap panitia Pilkades Komba.

“Kita lakukan aksi esok, surat-suratnya baik ke pihak Kepolisian, pelaksana tugas Desa Komba, panitia Pilkades desa Komba dan ke Camat Kota Komba sudah kita berikan,” ujar Marselus kepada VoxNtt.com, Minggu (20/10/2019).

Dia berjanji akan menjaga keamanan dan ketertiban massa, sehingga aksi itu dapat berjalan kondusif.

“Saya pikir kebebasan untuk mengeluarkan pendapat diatur oleh Undang-undang. Tetapi kita juga perlu berjaga-jaga, makanya kami berkoordinasi dengan pihak Kepolisian,” ucapnya.

Dari salinan surat yang diterima VoxNtt.com, aksi itu sehubungan dengan tidak transparansinya panitia dalam penetapan badan calon kepala desa.

Yang mana panitia Pilkades Komba dinilai menggugurkan salah satu bakal calon atas nama Kanisius Unda tanpa prosedur yang benar.

Sementara itu, badan calon kepala desa (cakades) Komba, Kanisius Unda menjelaskan reaksi itu merupakan spontanitas dari warga yang mendukungnya.

“Saya tegaskan aksi ini bukan dipaksa oleh saya atau saya otak di balik aksi. Tetapi ini merupakan reaksi dari para pendukung saya. Saya juga tidak tahu mengapa mereka harus rela melakukan apa saja untuk saya,” ujar Kanisius kepada VoxNtt.com, Minggu (20/10) sore.

Dia menjelaskan, saat ini sangat bingung lantaran belum mendapatkan jawaban yang pasti tentang pencalonan dirinya sebagai cakades Komba.

“Saya beberapa kali ke Lehong tidak ada jawaban yang pasti. Bahkan saya beri surat ke pa Bupati, belum ada jawaban,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Desa Komba Paulus Sani menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian terkait aksi itu.

“Saya tidak bisa membatal apa yang merencanakan, tetapi yang saya harapkan sewajar-wajarnya. Jangan sampai mengganggu aktivitas keyanan publik,” ujar Paulus saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu malam.

Dia mengatakan akan tetap melakukan koordinasi dengan panitia tingkat kabupaten di Lehong.

“Dalam surat itu 14. 30, mungkin esok pagi saya ke Borong bertemu kepala dinas tingkat kabupaten dan Kepala Dinas PMD untuk mencari keluar,” ujar Paulus,  Minggu (20/10/2019).

Paulus menjelaskan sudah melakukan komunikasi dengan koordinator lapangan terkait aksi itu.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

BPBD Matim Desa Komba Manggarai Timur Matim
Previous ArticleDukung Sarana Air Bersih, Puluhan Pelari Ikuti Lari Ultra Marathon di Flores
Next Article DPW NasDem NTT Tetapkan Pasangan Balon Pilkada 2020

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.