Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Fraksi Gerindra DPRD Malaka Nilai Defisit Anggaran Lampaui Batas Persentase
Regional NTT

Fraksi Gerindra DPRD Malaka Nilai Defisit Anggaran Lampaui Batas Persentase

By Redaksi14 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Malaka Beni Chandradinata, saat membacakan pemandangan fraksinya terhadap belanja daerah antara KUA-PPAS tahun 2020 dengan nota keuangan tentang RAPBD 2020, Rabu (13/11/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT – Fraksi Partai Gerindra DPRD Malaka menyoroti perbedaan angka dari belanja daerah antara KUA-PPAS tahun 2020 dengan nota keuangan tentang RAPBD tahun 2020.

Hal itu disampaikan Fraksi Gerindra saat sidang pembacaan pandangan graksi-fraksi di Kantor DPRD Malaka, Rabu (13/11/2019).

Ketua Fraksi Partai Gerindra Beni Chandradinata menyatakan, hal ini wajib ditelusuri karena perbedaan nominal angka yang tidak sedikit.

Menurut dia, ada perbedaan yang sangat signifikan pada belanja daerah antara KUA-PPAS tahun 2020 sebesar Rp 843.648.526.640.

Sedangkan pada nota keuangan tentang RAPBD tahun 2020 sebesar Rp 892.130.896.231.

“Jadi, terdapat selisih yang sangat besar, yakni sebesar Rp 48.482.369.591. Ini jumlah yang sangat besar dan wajib ditelusuri,” ungkap Beni kepada VoxNtt.som, sesaat setelah sidang.

Sebagai wakil rakyat, Beni berharap pihak Pemda Malaka harus bertanggung jawab dengan selisih yang ada. Sehingga semuanya dapat terbuka dan terang untuk semua masyarakat Malaka.

“Kita tunggu esok tanggapan dari pihak Pemda terkait pemandangan dari kami Fraksi Gerindra,” kata Beni berharap.

Selain itu, Fraksi Partai Gerindra juga mempertanyakan defisit anggaran yang melampaui batas persentase defisit yang dibatasi cukup 3,5%.

“Dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 21.593.634.966 atau 2,6%, sedangkan pada Nota Keuangan sebesar Rp. 49.813.859.591 atau 5,9%. Ini sudah melampaui batas presentase defisit, yang mana batasnya hanya 3,5%,” ungkap Beni.

Menyikapi hal itu Fraksi Partai Gerindra memberikan solusi, agar menghemat anggaran sehingga bisa menutupi defisit yang ada.

Tapi mengenai perbedaan angka dari belanja daerah pada KUA-PPAS tahun 2020 dengan nota keuangan tentang PAPBD tahun 2020, Fraksi Gerindra meminta agar Pemerintah Daerah menjelaskan secara keseluruhannya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

DPRD Malaka Malaka
Previous ArticleKasus Pencabulan di Ende Masih Tinggi, Jhon Ire: Kita Prihatin
Next Article Kimia Farma Hadir dengan Konsep Outlet Traveler Pertama di Labuan Bajo

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.