Bakal Calon Bupati TTU, Hendrikus Frengky Saunoah saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada pengurus DPC PKB Kabupaten TTU, Jumat 15 November 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).
alterntif text

Kefamenanu,Vox NTT-Hendrikus Frengky Saunoah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) pada Pilkada 2020 di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) TTU, Jumat (15/11/2019).

Pantauan VoxNtt.com, saat mendaftar, Ketua DPC PDI Perjuangan ini didampingi sejumlah tokoh adat dan kader PDIP.

Berkas pendaftaran mantan Ketua DPRD TTU periode 2014-2019 itu diterima oleh pengurus DPC.

Saat diwawancarai, Frengky menuturkan, hingga saat ini dirinya sudah mendaftar di 8 (delapan) partai politik yang memiliki kursi di DPRD TTU.

Itu diantaranya PDIP, PAN, Gerindra, Demokrat, Hanura, PKB serta Koalisi Indonesia Sejahtera (PKS dan Perindo).

“Sudah ada beberapa partai yang konfirmasi untuk tahapan selanjutnya yakni, pemaparan visi-misi maupun tahapan lainnya,” jelas legislator dapil Insana itu.

Pada kesempatan itu, Frengky juga menampik keras rumor yang beredar bahwa dirinya maju Pilkada 2020 hanya untuk membalas dendam.

Menurutnya, keinginan untuk menjadi pemimpin daerah itu hanya mau mendedikasikan diri untuk membangun dan mendorong kesejahteraan masyarakat TTU.

“Tujuan saya hanya untuk membangun, sehingga penting untuk bergandengan tangan dengan semua pihak, tidak ada kepentingan lain,” tegasnya.

Sementara itu, Yoseph Oscar Jawa Batu selaku ketua Deks Pilkada DPC PKB Kabupaten TTU menjelaskan, pendaftaran bacabup-bacawabup seyogyanya sudah dibuka sejak tanggal 21 September.

Namun lantaran dokumen juknis dan juklak belum dipegang pihaknya, maka pendaftaran diperpanjang hingga akhir bulan November.

Oscar menambahkan, hingga saat ini tercatat sudah dua bakal calon bupati yang mendaftar yakni, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo dan Hendrikus Frengky Saunoah.

“Kami ini hanya menjaring, nanti data-data ini dikirim ke provinsi untuk seterusnya dikirim ke pusat. Nanti di pusat yang memutuskan,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J