Atap seng dari rumah milik Erenfridus yang lubang diduga akibat dirusakkan oleh oknum Kades Naku Daniel Taek, cs, Sabtu, 16 November 2019 (Foto: Istimewa)
alterntif text

Kefamenanu, Vox NTT- Oknum Kepala Desa Naku, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten TTU, Daniel Taek bersama tiga rekannya diduga kuat telah melakukan pengrusakan terhadap rumah warganya sendiri Erenfridus Manek, Sabtu (16/11/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun VoxNtt.com, oknum Kades Daniel, cs diduga merusakkan rumah warganya yang terletak di Kampung Fatnabo RT 17, Dusun 04. Rumah tersebut dilempar menggunakan batu.

Akibatnya, terdapat lubang-lubang pada atap rumah Erenfridus.

Selain itu, lemparan batu tersebut juga mengenai Mariana Abuk yang merupakan istri dari Erenfridus. Akibatnya, mengalami luka pada betis sebelah kiri dan pangkal paha kanan.

Fin Usifa, salah satu anak kandung korban saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon, Minggu (17/11/2019), menduga pengrusakan yang dilakukan oleh Kades Daniel Taek, cs tersebut merupakan buntut dari adanya perbedaan pendapat dengan korban.

Perbedaan pendapat tersebut berkaitan dengan akan dilakukannya perbaikan rumah adat milik suku Usifa.

Itu dimana Kades Daniel, cs yang berstatus ponakan tidak sepakat dengan rencana sang paman (korban) untuk memperbaiki rumah adat dimaksud yang atapnya sudah mulai berlubang.

“Mungkin mereka (Kades Daniel,cs) kurang hati sehingga mereka cari masalah, minum lalu terus mabok, sehingga jam 5 sore itu mereka 4 orang datang lempar rumah, sampai atap rumah lubang,” jelasnya.

Fin menambahkan, akibat tindakan Kades Daniel, cs tersebut saat ini ibunya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Halilulik.

Sang ibu mengalami luka akibat terkena lemparan batu pada pangkal paha kanan dan betis kiri.

Ia mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Biboki Utara.

“Sudah lapor di Polsek Lurasik dan dua Polisi yang kemarin ke sana untuk mengamankan, sementara mama langsung bawa ke rumah sakit untuk visum dan perawatan,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas saat dikonfirmasi VoxNtt.com membenarkan jika pihaknya telah menerima pengaduan terkait kasus tersebut.

Namun begitu, jelas Dias, saat ini pihaknya belum bisa mengambil keterangan dari korban yang mengalami luka (Mariana Abuk) lantaran masih mengeluhkan sakit.

“Saya sudah hubungi Kanit di Polsek, saat ini korban belum bisa diperiksa karena kondisinya (kondisi korban) belum memungkinkan,” jelasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba