Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»BNN NTT Gelar Workshop Penggiat Antinarkoba
HUKUM DAN KEAMANAN

BNN NTT Gelar Workshop Penggiat Antinarkoba

By Redaksi21 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT menggelar Workshop Antinarkoba di hotel T- More Kota Kupang, Kamis (21/11/2019) (Foto: Tarsi Salmon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT menggelar Workshop Antinarkoba.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta itu berlangsung di hotel T- More Kota Kupang, Kamis (21/11/2019).

Peserta ini adalah guru yang utusan dari sekolah SMA/SMK se-Kota Kupang.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNNP NTT, Lia Novita Ulya, S. KM mengatakan,
kegiatan ini workshop ini melibatkan seluruh stakeholder terutama di sekolah SMA/SMK, Perguruan Tinggi, dan Dinas Pendidikan.

“Jadi, kalau dari sekolah itu bagian kesiswaan, kalau di Perguruan Tinggi bagian kemahasiswaan dan dinas pendidikan sebagai stakeholder vertikal dari SMA/SMK ini,” ungkap Lia kepada Wartawan di sela-sela kegiatan itu.

Lia berharap agar para peserta tersebut bisa menjadi penggiat antinarkoba.

“Yang aktif, mandiri, mampu melakukan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkotika terutama di lingkungan sekolahnya maupun sampai keluar,” tandasnya.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNNP NTT, Lia Novita Ulya, S. KM saat diwawancarai wartawan, Kamis, 21 November 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)

Ia juga berharap para penggiat ini agar bisa membuat rencana aksi. Itu salah satunya sosialisasi.

“Diharapkan penggiat ini mampu berperan serta dari lingkungan sendiri menggerakan. Jadi, menggerakkan siswa-siswanya untuk melakukan pencegahan. Dimulai dari hal-hal kecil sebenarnya, dari mata pelajaran. Jadi, mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran,” pungkasnya.

Sudah beberapa sekolah yang sudah melaksanakan. Namun belum semua sekolah.

“Jadi, sebenarnya pembentukan penggiat ini, pegiat lebih kepada stakeholder-nya,” ujarnya

Ia menambahkan, para stakeholder dan para penggiat ini bisa memberdayakan atau menggerakan.

“Minimal di lingkungannya sendiri,” tutup Lia.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

BNN NTT Kota Kupang
Previous ArticlePresiden Jokowi Kenalkan 7 Milenial sebagai Staf Khusus Baru
Next Article Wali Kota Kupang Imbau Warga Dukung GKH

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.