Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»BMPS Minta Pemprov NTT Perjuangkan Mutu Pendidikan
Pendidikan NTT

BMPS Minta Pemprov NTT Perjuangkan Mutu Pendidikan

By Redaksi19 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekjen BMPS Indonesia, Dr. Vinsensius Darmin Mbula, OFM (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT – Sekjen Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Indonesia Dr. Vinsensius Darmin Mbula, OFM meminta Pemerintah Provinsi NTT perjuangkan mutu pendidikan.

Pastor Darmin menyampaikan hal itu sebagai respon atas berbagai terobosan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim.

Menurut dia, sejak Presiden Joko Widodo menunjuk Nadiem sebagai Mendikbud telah banyak melakukan langkah terobosan dengan prinsip ‘merdeka belajar’.

Sebab itu, dalam kaitan dengan penyambutan berbagai terobosan Menteri Nadiem di Provinsi NTT, salah satu yang direkomendasi Pastor Darmin ialah para kepada pemerintah.

“Harus disadari bahwa perubahan kebijakan ini sekaligus membawa pekerjaan rumah yang besar bagi semua pihak, baik pemerintah maupun institusi pendidikan lainnya,” ujar Pastor Darmin saat hadir sebagai narasumber dalam diskusi akhir tahun yang digelar BMPS NTT di Aula Kantor DPD RI NTT, Selasa (17/12/2019) lalu.

Menurut dia, metode assesment yang sepenuhnya diberikan kepada sekolah mewajibkan pemerintah untuk berjuang keras meningkatkan mutu sekolah -sekolah, yang faktanya sangat beragam.

Pastor Darmin menambahkan, langkah terobosan Mendikbud mesti diimbangi dengan transformasi di internal Kementerian dan juga pemerintah daerah agar berkoordinasi dengan baik.

Antara kepala dinas dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) misalnya, hasus ada sinkronisasi dalam membuat pendidikan dan pelatihan kepala sekolah dan guru-guru.

Hal itu menurut dia agar memiliki kapabilitas akademik, keperibadian dan moral spiritual, serta menguasai keterampilan digital.

Selain itu juga mendorong guru-guru untuk memiliki gairah untuk membaca buku-buku yang berkualitas.

Perhatian demikian Menurut Pastor Darmin, mestinya lebih adil antara untuk sekolah negeri dan swasta. Sehingga cita-cita untuk menuju Indonesia maju bisa terwujud.

“Jangan sampai hanya kebijakannya yang berubah, tapi narasi soal mutu rendah pendidikan kita terus abadi sepanjang waktu,” ujarnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

BMPS NTT
Previous ArticlePadma Dukung Manajer PSN Ngada Lapor Dugaan Mafia Bola ke Mabes Polri
Next Article Tahun 2019, Kasus Penganiayaan di Ende Meningkat, Curanmor Menurun

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.