Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Padma Dukung Manajer PSN Ngada Lapor Dugaan Mafia Bola ke Mabes Polri
HUKUM DAN KEAMANAN

Padma Dukung Manajer PSN Ngada Lapor Dugaan Mafia Bola ke Mabes Polri

By Redaksi19 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kesebelasan PSN Ngada (Foto: Pos-Kupang.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Lembaga Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia mendukung langkah menajer PSN Ngada yang membongkar dugaan mafia sepak bola Liga III Nasional dengan melapor ke Mabes Polri.

Padma juga mendukung menajemen klub bola asal Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur itu yang berani membongkar dugaan “permainan kotor” wasit Liga III Nasional dan PSSI, sebab dinilai telah mencoreng dunia sepak bola Indonesia.

Direktur Padma Indonesia Gabriel Goa mengatakan, langkah  PSN Ngada sungguh-sungguh terhormat, karena tidak serta merta melakukan proses hukum pidana dan  perdata, tetapi menempuh terlebih dahulu  melalui  laporan resmi ke PSSI.

Laporan PSN Ngada tersebut diterima langsung  oleh Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen  TNI  Cucu  Soemantri dan Staf Khusus Menpora RI M. Nigara.

“Ini untuk mengambil langkah-langkah cepat  dalam kasus yang dialami PSN agar PSSI dan  persepakbolaan Indonesia agar tidak  dikuasai  mafiosi bola,” ujar Gabriel kepada VoxNtt.com, Kamis (19/12/2019) siang.

Ia menegaskan, apabila PSSI dan Kemenpora  mengabaikan laporan resmi  PSN Ngada, maka Padma Indonesia mengambil beberapa langkah.

Pertama, mengajak semua  elemen bangsa  khususnya asal NTT untuk mendukung PSN dan  rakyat Ngada melakukan proses hukum yakni  membuat laporan pidana ke Bareskrim Mabes  Polri  dan  gugatan perdata ke Pengadilan Negeri.

Kedua, mendukung PSN dan rakyat Ngada  melapor ke KPK RI, Komnas HAM dan FIFA,  serta Presiden RI Joko Widodo.

Gabriel menambahkan, Padma Indonesia, Garda  NTT, Kommas Ngada, DPRD Ngada, keluarga  besar Ngada Jakarta, serta semua sesepuh dan elemen  masyarakat NTT  dan Indonesia sudah medampingi  PSN  melaporkan resmi ke  PSSI  dan Kemenpora. Kemudian akan berlanjut medampingi terus PSN Ngada mengambil langkah-langkah ke depan  yakni  litigasi dan  non  litigasi.

Menurut dia, semua elemen akan mengambil langkah usai keputusan yang dikeluarkan PSSI pada Kamis (19/12) tentang adanya dugaan mafia kepada PSN Ngada.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Padma PADMA Indonesia PSN Ngada
Previous ArticleDi Ende, Pemakai Narkoba Ditangkap Polisi
Next Article BMPS Minta Pemprov NTT Perjuangkan Mutu Pendidikan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.