TPT di dekat pertigaan Laru yang ambruk pada Sabtu, 04 Januari 2020 (Foto: facebook Atock Apriliano)
alterntif text

Ruteng, Vox NTT- Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Laru, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai ambruk setelah diguyur hujan lebat beberapa hari belakangan ini.

Ambruknya TPT tersebut diketahui setelah pemilik akun Atock Apriliano memostingnya di facebook.

Kepala Dusun Laru Alfons Jebarus membenarkan bahwa TPT tersebut ambruk setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu.

“Iya ade (adik) longsor itu betul. Terjadi pada Sabtu (04/01 2020) pagi,” kata Alfons saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu (05/01/2020) pagi.

Kata dia, TPT di Dusun Laru yang ambruk dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai pada tahun 2012 lalu.

Letaknya di jalan Laru-Poka, Desa Benteng Tubi, persis di dekat pertigaan Laru.

“Itu kurang lebih 8 meter, bila hujan terus kemungkinan jalan bisa putus,” tandas Alfons.

Ia mengatakan, longsor bukan hanya terjadi di dekat pertigaan Laru. Ada juga dua titik longsor di halaman Kampung Laru. Di titik ini longsor sudah merambat ke aspal jalan.

Alfons pun berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui dinas terkait agar segera menangani ambruknya TPT tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Sahadoen S. Saldy menyampaikan terima kasih kepada awak media yang telah menginformasikan ambruknya TPT di Dusun Laru.

Saldy meminta informasi tersebut bisa disampaikan juga ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai.

“Ok. Terima kasih infonya. Kalau bisa info juga ke Badan Bencana Alam,” katanya singkat saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Terpisah, Kepala BPBD Manggarai Libert Habut meminta Kepala Desa Manong segera membuat laporan tertulis atas bencana tersebut.

Laporan itu, kata dia, harus disertai dokumen pendukung agar BPBD Manggarai bisa memerosesnya sesuai aturan yang berlaku.

“Pasti kami bantu dan proses kalau ada laporannya,” kata Libert.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba