Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tiga Pria Nyaris Tenggelam di Pantai Nanga Rawa Matim
Regional NTT

Tiga Pria Nyaris Tenggelam di Pantai Nanga Rawa Matim

By Redaksi5 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tiga pria tengah berbaring dan mendapat bantuan dari warga dan para pengunjung. (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tiga orang pria nyaris tenggelam di pantai Nanga Rawa, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Minggu (05/01/2020) sore.

Pantauan VoxNtt.com, tiga pria yang berasal dari Kelurahan Ronggakoe itu terbaring lemas di pasir sembari dibantu oleh pengujung juga warga setempat.

Tampak dari mulut ketiganya itu mengeluarkan cairan dan munta. Usai dibantu dengan cara seadanya ketiganya pun langsung diantar ke salah satu rumah yang ada di kampung itu.

Ketiga pria itu bernama Cipto, Eto dan Eron. Stefanus Selasa salah seorang pengunjung pantai itu mengatakan ketiga pria itu diduga terbawa arus pantai.

“Memang gelombangnya sangat besar. Kami juga panik sekali ketika mereka terbawa arus,” kata pria yang kerap disapa Even itu.

Dia menjelasakan di saat ketiganya terbawa arus para pengunjung dan warga sekitar tidak bisa berdaya untuk membantu lantaran ombaknya sangat besar.

Tampak warga berkerumun di tempat ketiga pria itu terbaring. (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)

“Kami takut sekali dan tidak berdaya tetapi puji Tuhan ketiganya selamat. Ini adalah anugerah Tuhan yang luar biasa,” ujarnya.

Dia pun berharap semua pengunjung harus waspada dan menyesuaikan dengan keadaan alam pantai.

“Paling penting juga harus menanyakan kepada masyarakat sekitar tentang keadaan atau pun kondisi alam di pantai ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur (Matim), mengatakan dalam kurun waktu beberapa hari ke depan diprediksi akan terjadi cuaca yang ekstrem.

Hal itu disampaikan kepala BPBD Matim, Antonius Dergong kepada VoxNtt.com, Jumat (03/01/2020) malam.

“Sesuai update informasi yang disampaikan oleh Deputy Bidang Meteorologi BNPB pada kurun waktu tanggal 1 s/d 7 januari 2020 dipredikasi berpotensi cuaca ekstrem,” ujarnya.

Dampak dari cuaca ekstrem jelas Dergong, antara lain intensitas curah hujan lebat plus kilat atau petir, banjir, longsor, gelombang atau ombak ekstrem.

Di Matim papar dia, hampir semua wilayah berpotensi terjadinya berbagai jenis bencana sebagai dampak dari cuaca ekstrem.

Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat Matim selalu waspada terhadap bencana tersebut.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Manggarai Timur Matim
Previous ArticleHujan Lebat, TPT di Rahong Utara Ambruk
Next Article Jenazah TKI asal NTT Kembali Dikirim dari Malaysia

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.