Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tak Lama Setelah PHO, Drainase di Golo Dukal Rusak Parah
Regional NTT

Tak Lama Setelah PHO, Drainase di Golo Dukal Rusak Parah

By Redaksi29 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak dasar saluran drainase yang dikerjakan pada bulan Desember 2019 di Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai rusak parah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Tak lama setelah provisional hand over (PHO), proyek saluran drainase yang dikerjakan pada bulan Desember 2019 di Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai rusak parah.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, proyek tersebut di-PHO pada 29 Desember 2019 lalu dari pihak kontraktor CV Bakti Putra Persada kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai.

Salah satu warga yang enggan dimediakan namanya menilai pembangunan tersebut tidak berkualitas.

Pasalnya, pembangunan itu baru saja selesai dikerjakan, namun kini sudah rusak parah.

“Ini pembangunan baru, tapi lihat saja kondisinya sudah rusak parah,” ungkap sumber itu kepada VoxNtt.com, Sabtu (25/01/2020).

Ia pun berharap agar pemerintah segera memerintahkan kontraktor pelaksana untuk segera melakukan perbaikan.

“Saya harap pemerintah perintahkan kontraktor untuk lakukan perbaikan. Sebenarnya pemerintah harus perhatikan kulaitas pembangunan dan jangan kerja asal jadi, di sekitar kota Ruteng saja begini modelnya saya tidak tau lagi di kampung-kampung,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai melalui Kepala Bidang Cipta Karya Ronaldus Fansy Dhada mengaku pihaknya sudah memerintahkan kontraktor pelaksana untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Hal itu, kata dia, sebelum proyek tersebut belum final hand over (FHO). Masa pemeliharaan proyek tersebut sampai dengan 10 Desember 2020 nanti.

Ia mengungkapkan, sementara ini kontraktornya masih menunggu cuaca yang baik agar tidak dikerjakan pada musim hujan, sehingga perbaikannya nanti tidak berulang-ulang.

“Kami sudah memanggil dan memberitahu kepada kontraktornya agar proyek tersebut dikerjakan kembali,” ujarnya kepada VoxNtt.com, Selasa (28/01/2020).

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Manggarai Manggarai
Previous ArticleKendala Teknis, Listrik di Daratan Timor Padam Bergilir
Next Article Warga Kampung Tanah Dereng Tewas Tenggelam di Sungai Wae Mese

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.