Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Warga Kampung Tanah Dereng Tewas Tenggelam di Sungai Wae Mese
HUKUM DAN KEAMANAN

Warga Kampung Tanah Dereng Tewas Tenggelam di Sungai Wae Mese

By Redaksi29 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban tenggelam di Wae Mese usai dievakuasi oleh Polsek Komodo dan warga, Senin (28/01/2020) (Foto: Dokumen Polsek Komodo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Naas menimpa Huber Hambut (60) warga Kampung Tanah Dereng, Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat yang meninggal usai tenggelam di Sungai Wae Mese Senin (28/01/2020).

Kapolsek Komodo Ipda Royke Weridity menjelaskan usai mendapat laporan dari warga, dirinya bersama personel langsung ke TKP. Di sana, mereka dibantu oleh warga untuk melakukan pencarian.

“Upaya pencarian korban dilakukan dengan cara menyelam hingga ke dasar sungai,” ungkap Roy saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (29/01/2020).

Roy menjelaskan dari keterangan yang diperoleh dari Iwan warga Kampung Hamdel, keseharian korban bekerja sebagai penggali pasir di Sungai Waemese, Dusun Handel, Desa Compang Longgo.

Pada saat itu kata Roy, Iwan melihat korban sedang mengisap rokok sambil jalan di pinggiran Sungai Waemese.

“Berselang beberapa saat kemudian saudara Iwan mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai tersebut. Setelah melihat ke arah kali ternyata korban sudah hilang dan hanya terlihat topi milik korban yang terapung berada di atas air sungai Waemese,” jelasnya.

Roy yang memimpin langsung evakuasi mengatakan korban berhasil ditemukan di dasar sungai kurang lebih pukul 14.30 Wita.

”Puji Tuhan kurang lebih pukul 14.30 Wita kami dan masyarakat berhasil menemukan korban di dasar sungai,” lanjutnya.

Selanjutnya dengan menggunakan mobil patroli Polsek Komodo kata Roy, korban yang sudah tidak bernyawa lagi, langsung dibawa ke RSUD Pratama Komodo.

“Dari hasil pemeriksaan Dokter, tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dan kehabisan oksigen,” tutup Roy.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleTak Lama Setelah PHO, Drainase di Golo Dukal Rusak Parah
Next Article Soal Landmark di Kota Bajawa, Netizen Sebut Mirip Kapur Tulis dan Singkong

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.