Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rp 84,2 M Siap Bangun Rumah Layak Huni di TTU 
Regional NTT

Rp 84,2 M Siap Bangun Rumah Layak Huni di TTU 

By Redaksi15 Februari 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt. Kadis PRKPP Kabupaten TTU, Antonius Kapitan usai diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis 20 Juni 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah kabupaten TTU pada tahun 2020 ini telah mengalokasikan anggaran untuk membangun 3.368 unit rumah layak huni.

Pembangunan melalui program bedah rumah tidak layak huni (Berarti) itu, menggelontor anggaran senilai Rp 84,2 Miliar.

3.368 unit rumah tersebut tersebar di 65 desa dari 23 Kecamatan di kabupaten TTU minus Kecamatan Naibenu.

“Kalau untuk kecamatan Naibenu itu ada intervensi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan rumah layak huni. Jumlah anggaran per unit saya lupa kecuali harus lihat DPA dulu,” jelas Plt.Kadis PRKPP kabupaten TTU Antonius Kapitan saat dihubungi VoxNtt.com via telepon, Sabtu (15/02/2020).

Anton menuturkan, pihaknya saat ini tengah memproses perekrutan 24 tenaga pendamping teknis.

Sesuai rencana, mulai Senin (17/02/2020), pihak PRKPP sudah akan mulai mengeluarkan pengumuman untuk proses perekrutan 24 tenaga pendamping teknis tersebut.

“Kalau sudah selesai perekrutan 24 pendamping teknis itu maka kita langsung action di lapangan, rencananya Maret sudah mulai” tuturnya.

Antonius menambahkan, untuk verifikasi di lapangan sudah selesai dilakukan sejak tahun lalu.

Untuk itu Anton menghimbau kepada para calon penerima bantuan program Berarti agar dapat menyiapkan bahan-bahan yang bersifat swadaya.

“Termasuk ongkos untuk tukang harus disiapkan, sehingga saat program mulai berjalan tidak ada hambatan lagi di lapangan” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

Program Berarti rumah layak huni TTU
Previous ArticleDana Desa Sebesar Rp 84 Juta di Sikka Raib dari Rumah Bendahara
Next Article Happy Valentine’s Day Mama-Antologi Puisi Sonny Kelen

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.