Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Lapen di Matim Diduga Berkualitas Buruk, Anggota DPRD NTT Prihatin
Regional NTT

Proyek Lapen di Matim Diduga Berkualitas Buruk, Anggota DPRD NTT Prihatin

By Redaksi18 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek peningkatan jalan Mok-Ajang-Waelengga, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Anggota DPRD Provinsi NTT Yohanes Rumat mengaku prihatin dengan kondisi dua proyek jalan Lapisan Penetrasi Macadam (Lapen) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Keduanya yakni proyek Lapen dari Dusun Ritapada menuju Mbaununuk, Desa Gunung dan peningkatan jalan Mok-Ajang-Waelengga senilai Rp 7.477.286.000 di Kecamatan Kota Komba, Matim.

Sebagai anggota DPRD Provinsi NTT, Rumat mengaku prihatin dan kecewa.

Sebab ia menilai anggaran untuk dua proyek Lapen tersebut begitu besar, tetapi hasilnya justru buruk.

“Saran kami untuk di kemudian hari tidak terulang pengerjaan jalan yang buruk, maka Polisi melalui Polres Manggarai Timur dan Kejaksaan turun periksa dugaan informasi melalui media sosial yang sedang beredar saat ini,” ujar politisi PKB itu saat dimintai tanggapannya, Selasa (18/02/2020) sore.

Sekretaris Komisi V DPRD NTT itu menegaskan, untuk menentukan benar dan salah informasi media massa terkait kerusakan proyek Lapen tersebut tentu saja ada di tangan pihak Polres Manggarai Timur dan Kejaksaan.

“Polisi dan Jaksa harus berani ambil sikap atas informasi yang beredar,” tegas Rumat.

Menurut dia, dua proyek Lapen tersebut merupakan jalan Kabupaten Matim.

Sebab itu, kata dia, fungsi pengawasan melekat dan teknis ada di tangan Bupati Matim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kemudian, lanjut Rumat, kontraktor dan seluruh para pihak yang bertanggung jawab seperti konsultan perencana, konsultan pengawas lapangan dan anggota DPRD Matim.

“Kalau Polisi dan Jaksa tidak punya nyali maka fungsi pengawasan kami sebagai DPRD juga mandul, sebab DPRD tidak berada pada posisi menentukan salah atau benar,” tandasnya.

“Pengawasan yang kami lakukan ketika ada masalah seperti Polisi dan Jaksa harus selidiki kebenarannya. Fungsi media pun sangat membantu mengangkat hal-hal seperti ini,” lanjut dia.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba

Baca di sini:

  • Habiskan 7 M Lebih, Jalan Lapen yang Dikerjakan Pemilik Mario Hotel Rusak Parah
  • Baru Sebulan Selesai Kerja, Lapen di Kota Komba Sudah Rusak
Dinas PUPR Matim DPRD NTT Matim
Previous ArticleKerusakan Hutan Bakau di Nagekeo, Tanggung Jawab Siapa?
Next Article Ini Sebaran Harga Layanan di Rumah Terapi Psikologi Sangjiwa Milik YMP

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.