Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Datangi Kantor Bupati Manggarai, Warga Poco Tolak Pemindahan TPA
Regional NTT

Datangi Kantor Bupati Manggarai, Warga Poco Tolak Pemindahan TPA

By Redaksi27 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Desa Poco saat bertemu dengan Asisten I Setda Manggarai Mensi Do di Kantor Bupati Manggarai, Kamis (27/02/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Masyarakat Desa Poco, Kecamatan Wae Ri’i yang tergabung dalam forum lonto leok warga desa Poco peduli menyambangi kantor Bupati Manggarai, Kamis (27/02/2020).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan penolakan atas rencana Pemda Manggarai memindahkan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Ncolang ke Lingko Roga.

Kehadiran mereka diterima langsung oleh Asisten I Bupati Manggarai, Mensi Do.

Koordiantor Forum Lonto Leok, Martinus Narung menjelaskan, penolakan itu merupakan hasil kesepakatan warga Desa Poco, terlebih khusus pemilik lahan di Lingko Raga melalui forum “lonto leok”.

Pertemuan tersebut, kata dia, dilaksanakan di Rumah Gendang Wase, Desa Poco yang dihadiri oleh 63 orang pada Minggu, 16 Februari 2020 lalu.

Alasan penolakan lanjut dia, sebab Lingko Roga, Desa Poco sudah ditetapkan sebagai wilayah pengembangan pemukiman warga. Hal itu setelah Desa Poco mengalami bencana alam pada tahun 2012 lalu.

Selain itu, dilihat letak geografisnya, lokasi yang direncanakan oleh pemerintah dinilai sangat tidak efektif untuk membangun TPA karena dekat dengan pemukiman warga.

Bahkan Pemda Manggarai diminta Marten untuk membuka forum dialog dengan masyarakat Desa Poco yang dilaksanakan di rumah gendang Wase.

Ia juga kembali menegaskan komitmen penolakan warga Poco atas rencana pemindahan TPA Ncolang ke Lingko Roga.

“Kami sebagai masyarakat Poco berharap bahwa mengatasi TPA Ncolang itu harus dengan solusi tepat bukannya memindahkan ke tempat lain yang lebih tepat, tetapi malah memindahkan ke tempat strategis yang notabene adalah tempat masa depan pemukiman Kampung Poco. Kampung Poco itu darurat longsor oleh karena itu satu-sarunya tempat masa depan adalah Lingko Roga,” tegas Marten.

Warga Desa Poco juga mendesak agar memindahkan rute yang dilalui kendaraan atau truk pengangkut sampah yang masih melewati pemukiman warga Poco ke jalur Pela – TPA Ncolang.

Selain itu, mereka juga meminta agar melakukan penyemprotan secara berkala di TPA Ncolang untuk menghindari risiko pencemaran atau polusi yang berdampak buruk bagi warga.

Tak hanya itu, warga juga meminta agar meninjau kembali fungsi TPA Ncolang sebagai tempat pengelolaan akhir dengan mengoptimalkan fungsi mesin pengolah sampah yang telah disediakan.

“Kami berharap masalah ini menjadi perhatian serius oleh Pemerintah dan DPRD ya mengatasi masalah tanpa masalah jangan mengatasi masalah tambah masalah,” ungkap Marten.

Menurut Marten, kemungkinan dalam waktu dekat ada warga dari Desa Satar Ngkeling dan Wae Mulu melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh warga Desa Poco.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai TPA Poco
Previous ArticleBupati Deno Resmikan Program “Nera” Manggarai untuk 8 Desa di Cibal
Next Article Prodi PGSD Unika Ruteng Gelar Seminar “Menjadi Guru Berbudaya Literasi”

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.