Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wali Kota Kupang Siap Berikan Bantuan Bedah Rumah untuk Duda dan Janda
Regional NTT

Wali Kota Kupang Siap Berikan Bantuan Bedah Rumah untuk Duda dan Janda

By Redaksi27 Februari 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat mengunjungi rumah duda dan janda miskin di RT 016, RT 007, Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Rabu 26 Februari 2020 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore siap memberikan bantuan bedah rumah untuk duda dan janda miskin di RT 016, RT 007, Kelurahan Penfui, Kota Kupang.

Ia kemudian melihat langsung kondisi rumah milik Kakek Benyamin Yasin (Duda) dan nenek Siti Abdulah (Janda) yang bertahan hidup di rumah tua yang hampir roboh dan atap seng yang berlubang, sehingga pada saat hujan tiba sangat menyulitkan mereka.

Kepada Kakek Benyamin Yasin dan Nenek Siti Abdulah, Jefri berjanji akan segera melakukan rehab rumah tinggal mereka. Apalagi, Pemerintah Kota Kupang, kata dia, memiliki program bedah rumah.

“Saya akan perintahkan dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota kupang untuk segera melakukan program bedah rumah bagi dua warga yang sangat membutuhkan bantuan ini,” ungkap Jefri saat mengunjungi rumah duda dan janda miskin itu, Rabu (26/02/2020)

Untuk program bedah rumah itu, ia memberikan waktu paling lama 3 minggu harus sudah teratasi.

“Kita lihat bantuan bedah rumah seperti di Jawa itu hanya butuh waktu 2-3 hari. Nah, saya akan perintahkan Dinas PUPR untuk segera turun, kalau perlu besok sudah mulai bergerak. Paling lambat 3 minggu ke depan saya akan turun cek lagi,” pungkasnya.

Terkait urusan administrasi, Jefri memerintahkan Lurah Penfui, Fransisko Dugis yang turut hadir agar segera menyelesaikannya dan jika ada kendala agar segera dilaporkan.

“Pak Lurah ini harus jadi prioritas, segera lakukan pelengkapan administrasi. Saya tidak mau tau harus segera ditindaklanjuti kasihan masyarakat, mereka sangat membutuhkan bantuan bedah rumah ini,” katanya.

Nenek Siti Abdulah saat menyampaikan keluhannya di hadapan Wali Kota Jefri sangat berharap agar ia diberikan bantuan rumah. Itu karena kondisi rumahnya sudah sangat memprihatinkan.

“Kalau memang ada bantuan bedah rumah, bapak Wali Kota tolong bantu kami,” ungkap Nenek Siti.

Sementara Kakek Benyamin Yasin begitu terharu menyambut kedatangan Wali Kota Kupang di gubuknya yang sudah termakan usia.

“Terima kasih bapak Wali sudah datang di gubuk saya. Semoga Bapa wali panjang umur dan sehat selalu sehingga terus melayani masyarakat,” kata kakek Benyamin.

Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Adisucipto Penfui, Jefri Tapobali memberikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang yang langsung datang menemui masyarakat yang membutuhkan bantuan bedah rumah.

Menurut Tapobali, pemerintah harus peka dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat yang ada di wilayah itu.

Apalagi kata dia, kondisi rumah masyarakat yang ditemui sangat memprihatinkan dan butuh segera tindakan nyata melalui program bedah rumah.

“Kami dari Karang Taruna Adisucipto akan mengawal ini sehingga apa yang disampaikan Wali Kota Kupang segera ditindaklanjuti oleh dinas tekhnis. Jika belum ada perkembangan maka akan kami sampaikan kepada Wali Kota,” ungkapnya

Ia menegaskan, banyak warga masyarakat di Kelurahan Penfui yang sangat membutuhkan bantuan pemerintah, baik itu program bedah rumah maupun program pemerintah lainnya seperti raskin dan jaminan kesehatan.

“Pada prinsipnya Karang Taruna akan membantu pemerintah untuk memberikan data terkait kondisi sosial masyarakat sehingga segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Jefri Riwu Kore Kota Kupang
Previous ArticlePilkada Manggarai 2020 Masuk Kategori Rawan Tinggi
Next Article Kepala Rutan Kelas II B Kupang Ubah Jam Besuk Bagi Tahanan dan Narapidana

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.